Presiden Prabowo Perintahkan Relokasi Korban Longsor Cilacap, Tito: Tidak Akan Tinggal Diam

- Rabu, 19 November 2025 | 18:20 WIB
Presiden Prabowo Perintahkan Relokasi Korban Longsor Cilacap, Tito: Tidak Akan Tinggal Diam
Presiden Prabowo Apresiasi Penanganan Longsor Cilacap, Pemerintah Siapkan Relokasi

Presiden Prabowo Apresiasi Penanganan Longsor Cilacap, Pemerintah Siapkan Relokasi

Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian menyampaikan apresiasi langsung dari Presiden Prabowo Subianto kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan bencana tanah longsor di Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap. Apresiasi ini disampaikan dalam Apel Kesiapsiagaan yang digelar di Desa Cibeunying, Rabu (19/11).

"Atas nama pemerintah, Bapak Presiden menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada semua pihak yang telah membantu bekerja keras dari mulai peristiwa sampai dengan hari ini dan sampai ke depan nanti," tegas Tito dalam keterangan resminya.

Fase Tanggap Darurat Hanya Awal

Tito menegaskan bahwa penanganan bencana tidak berhenti pada tahap tanggap darurat. Pemerintah pusat dan daerah telah menyiapkan langkah lanjutan komprehensif, dengan rencana relokasi warga terdampak sebagai prioritas utama.

"Akan ada upaya-upaya untuk membantu masyarakat yang terdampak di antaranya adalah melakukan relokasi," jelas mantan Kapolri ini.

Komitmen penanganan ini melibatkan seluruh level pemerintahan, mulai dari kabupaten, provinsi, hingga kementerian dan lembaga pusat. Tito menegaskan hal ini selaras dengan arahan langsung Presiden Prabowo yang memastikan tidak akan tinggal diam membantu korban bencana.

Dukungan Moral dan Logistik Terus Mengalir

Apel kesiapsiagaan tidak hanya bertujuan memastikan kesiapan tim, tetapi juga memberikan dukungan moral kepada para petugas yang bekerja di medan sulit. Tito memastikan pemerintah akan terus memberikan pendampingan hingga tuntas, mulai dari dukungan kepada keluarga korban hingga penyiapan hunian bagi warga yang membutuhkan.

Dalam kunjungan kerjanya, Tito secara langsung meninjau dapur umum yang dioperasikan relawan dari Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Cilacap. Ia juga memimpin rapat koordinasi singkat bersama jajaran terkait untuk memutakhirkan informasi kondisi lapangan.

Bantuan konkret dari Kementerian Dalam Negeri turut disalurkan, berupa paket pakaian, vitamin, dan kebutuhan dasar lainnya. Ditjen Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri juga menyumbangkan empat tenda sebagai sarana penunjang penanganan bencana.

Antisipasi Bencana Berkelanjutan

Tito mengingatkan pentingnya langkah antisipatif untuk mencegah terulangnya kejadian serupa di wilayah lain. "Kita masih terus bekerja sampai maksimal dan kita akan mendukung, bantu keluarga korban sambil kita memitigasi, mengantisipasi mudah-mudahan tidak terjadi di tempat lain," ujarnya.

Kunjungan kerja Mendagri ini turut dihadiri Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani, jajaran Forkopimda Kabupaten Cilacap, serta unsur terkait lainnya, menandakan pendekatan penanganan bencana yang terintegrasi antara pemerintah pusat dan daerah.

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar