Berdasarkan pantauan media lokal, kobaran api telah menyebar ke area gunung berhutan di sekitar lokasi kejadian, memperumit upaya pemadaman. Rekaman video yang beredar menunjukkan para petugas berusaha keras menyemprotkan air ke rumah-rumah yang dilalap si jago merah.
[Foto: Petugas pemadam berjibaku melawan kobaran api di permukiman padat penduduk]
"Kobaran api membubung tinggi, membuat langit menjadi merah. Anginnya kencang. Saya tidak pernah menyangka kebakaran itu akan menyebar begitu luas," tutur seorang warga yang enggan disebutkan namanya.
Badan Penanggulangan Bencana dan Kebakaran setempat mencatat kebakaran bermula sekitar pukul 17.40 waktu setempat di Distrik Saganoseki, Kota Oita. Kawasan yang terletak sekitar 770 kilometer sebelah barat daya Tokyo ini langsung dikosongkan untuk mencegah korban jiwa.
Hingga berita ini diturunkan, proses evakuasi terhadap 115 rumah tangga telah berhasil dilakukan. Tim pencarian masih melakukan upaya untuk menemukan satu warga yang dilaporkan hilang dalam insiden ini.
Artikel Terkait
Serangan Israel Tewaskan 40 Anak Perempuan di Sekolah Dasar Iran
Karyawan Baru Berhak THR Prorata, Begini Cara Hitungnya
Taksi Listrik Tabrak Beruntun di Kemayoran, Semua Pihak Damai
Polda Metro Jaya Kerahkan 722 Personel Amankan Puncak Perayaan Imlek Nasional di Lapangan Banteng