Banjir Rendam Tiga Ruas Jalan di Jakarta, Waspada Ketinggian Air 50 Cm
Jakarta kembali dilanda genangan air akibat intensitas hujan yang tinggi pada siang hari ini. Laporan terbaru dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta menyebutkan tiga titik ruas jalan mengalami banjir dengan ketinggian yang bervariasi.
Berdasarkan pemantauan hingga pukul 14.00 WIB, Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji, mengonfirmasi bahwa ketinggian air di beberapa lokasi bahkan mencapai 50 centimeter. Kejadian banjir ini terutama disebabkan oleh curah hujan tinggi yang memicu luapan air dari Kali Mampang.
Untuk menangani situasi ini, petugas BPBD telah dikerahkan ke lapangan guna memantau perkembangan genangan. Terjalin pula koordinasi yang intensif dengan instansi terkait seperti Dinas Sumber Daya Air (SDA), Dinas Bina Marga, dan Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) untuk melakukan operasi penyedotan air.
Daftar Lokasi Banjir di Jakarta Hari Ini
Berikut adalah daftar lengkap titik-titik genangan yang dilaporkan oleh BPBD DKI Jakarta:
- Jalan Srengseng Raya, Kelurahan Srengseng
- Jalan Pondok Karya, Kelurahan Pela Mampang
- Jalan Kemang Utara IX, Kelurahan Duren Tiga
Ketinggian air di lokasi-lokasi tersebut berkisar antara 10 cm hingga 50 cm.
Imbauan untuk Masyarakat
BPBD DKI Jakarta mengimbau seluruh masyarakat yang beraktivitas di sekitar lokasi banjir untuk tetap waspada dan berhati-hati. Jika menghadapi kondisi darurat, segera hubungi nomor layanan darurat 112. Layanan ini dapat diakses secara gratis dan aktif selama 24 jam tanpa henti.
Dengan adanya informasi ini, diharapkan pengendara dan warga dapat mencari alternatif jalur dan mengambil langkah pencegahan yang diperlukan untuk menjaga keselamatan.
Artikel Terkait
Anies Baswedan: Guru yang Tanamkan Nilai dan Etika Tak Tergantikan AI
WHO Konfirmasi Wabah di Kapal Pesiar MV Hondius Akibat Virus Andes yang Langka
Serangan Israel Tewaskan Komandan Senior Pasukan Radwan Hizbullah di Beirut
BMKG Peringatkan Hujan Lebat hingga Sangat Lebat di Sebagian Besar Wilayah Indonesia pada 6-8 Mei 2026