Pohon Tumbang & Longsor Landa Citereup Bogor, Rumah Warga Rusak

- Selasa, 18 November 2025 | 10:15 WIB
Pohon Tumbang & Longsor Landa Citereup Bogor, Rumah Warga Rusak
Pohon Tumbang dan Longsor Landa Citereup Bogor Akibat Hujan Lebat

Pohon Tumbang dan Longsor Landa Permukiman di Citereup Bogor

Bencana alam terjadi di Kabupaten Bogor, tepatnya di Kecamatan Citereup. Hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang menjadi pemicu utama peristiwa pohon tumbang yang melanda wilayah tersebut. Kejadian ini mengakibatkan kerusakan pada beberapa unit rumah warga.

Dua Titik Lokasi Terdampak Pohon Tumbang

Berdasarkan laporan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, terdapat dua lokasi yang mengalami insiden pohon tumbang. Titik pertama berada di Desa Tarikolot. Di lokasi ini, sebuah pohon yang tumbang menimpa dua unit rumah milik warga. Akibatnya, atap kedua rumah tersebut mengalami kerusakan yang cukup parah.

Tim BPBD telah melakukan tindakan tanggap darurat dengan menutupi bagian atap yang rusak menggunakan terpal. Langkah ini dilakukan untuk melindungi penghuni rumah dari terpaan hujan sementara menunggu perbaikan lebih lanjut. Pohon yang menimpa rumah pun telah berhasil dievakuasi dari lokasi kejadian.

Kerusakan Rumah di Desa Gunungsari

Selain di Tarikolot, kejadian serupa juga dilaporkan terjadi di Desa Gunungsari. Di desa ini, pohon tumbang menyebabkan kerusakan pada dua rumah yang berbeda. Satu rumah milik seorang ibu yang atapnya rusak tertimpa, sementara rumah lainnya mengalami kerusakan pada bagian dinding kamar mandi dan kamar tidur.

Longsor Ikut Tutup Jalan Lingkungan

Tidak hanya pohon tumbang, bencana tanah longsor turut menyertai cuaca ekstrem di Citereup. Longsor terjadi di kawasan perumahan Citeureup Residen. Material tanah yang longsor memiliki panjang sekitar 10 meter dengan ketinggian 2 meter. Kejadian ini mengakibatkan tertutupnya akses jalan lingkungan setempat.

BPBD Kabupaten Bogor menegaskan bahwa untuk penanganan kerusakan permanen pada rumah-rumah yang terdampak, diperlukan tindak lanjut dari dinas terkait. Sampai saat ini, rumah-rumah yang rusak masih dihuni oleh pemiliknya sambil menunggu proses perbaikan yang lebih menyeluruh.

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar