Di sisi lain, pemerintah India disebutkan tetap berkomitmen untuk mendukung kepentingan terbaik rakyat Bangladesh, termasuk dalam hal stabilitas, perdamaian, dan prinsip-prinsip demokrasi.
Masa kepemimpinan Sheikh Hasina selama 15 tahun kerap dikaitkan dengan berbagai pelanggaran HAM, mulai dari penahanan massal hingga pembunuhan di luar hukum terhadap para penentang politiknya.
Pernah ada wacana dari Bangladesh untuk meminta Interpol mengeluarkan red notice bagi Hasina, namun hingga kini belum terealisasi. Sementara itu, pemimpin sementara Bangladesh, Muhammad Yunus, menyambut baik putusan pengadilan tersebut dan menyebutnya sebagai keputusan bersejarah. Yunus juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan menjaga ketertiban umum.
Artikel Terkait
Pengadilan Militer Dengar Eksepsi Tiga Prajurit TNI AD Terdakwa Penculikan dan Pembunuhan
Pelatih Malut United Soroti Ketidakpatuhan Pemain Usai Takluk di Kandang Sendiri
Iran Tegaskan Tak Tunduk pada Ancaman AS, Harga Minyak Melonjak
Persija Gelar Workshop Fotografi ke-5 di Sela Laga Kandang