Kejadian pembegalan terhadap Repan sebelumnya terjadi di kawasan Rawasari, Cempaka Putih, Jakarta Pusat. Dalam insiden tersebut, korban mengalami kerugian materiil berupa uang tunai sebesar Rp 3 juta serta 10 botol madu yang merupakan barang dagangannya.
Berdasarkan kronologi kejadian, peristiwa tersebut terjadi saat Repan sedang berjualan madu dan aksesori khas Baduy. Empat orang pelaku yang mengendarai sepeda motor dan membawa senjata tajam melakukan aksi pembegalan secara tiba-tiba.
Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Susatyo Purnomo Condro, menyatakan bahwa tim kepolisian terus melakukan pengejaran terhadap para pelaku. Dalam pernyataan resminya, pihak kepolisian menjamin akan melakukan upaya maksimal untuk mengungkap kasus ini hingga tuntas.
Masyarakat adat Baduy dikenal dengan kehidupan yang sederhana dan menjaga tradisi leluhur. Insiden ini menjadi perhatian berbagai pihak mengingat karakteristik warga Baduy yang biasanya menjalani hidup dengan damai dan menjauhi kekerasan.
Artikel Terkait
Longsor Tewaskan Empat Pekerja Proyek Lapangan Bola di Jatinangor
Kapolres Sragen Resmikan Jembatan Merah Putih, Langsung Uji Coba dengan Warga
Kapolres Kampar Blusukan ke Pospam Tol, Ingatkan Personel Utamakan Pelayanan
Bendera GAM Berkibar di Tengah Reruntuhan Gempa Aceh: Provokasi atau Sinyal Bahaya?