Setelah ditelusuri, video viral tersebut ternyata bukan konten baru. Konten serupa pernah beredar dan menjadi viral pada bulan Agustus lalu dengan narasi yang hampir sama. Bambang menduga ada sekelompok orang yang secara sengaja dan terorganisir ingin mencitrakan Ragunan secara buruk.
Ia menegaskan bahwa isu ini merupakan bentuk fitnah terhadap pengelola Taman Margasatwa Ragunan. Pola serupa juga pernah terjadi sebelumnya dengan menyasar satwa beruang, menggunakan narasi yang sama mengenai hewan kurus dan klaim tidak diberi makan.
Sebagai bukti transparansi, pihak TMR membuka kesempatan bagi siapa pun, termasuk pembuat konten, untuk datang langsung dan melihat kondisi satwa yang sebenarnya. Taman Margasatwa Ragunan menjamin kesehatan dan kesejahteraan semua satwa yang berada di bawah pengawasannya.
Artikel Terkait
Netanyahu Puji Keberanian Demonstran Iran, Harapkan Rakyat Bebas dari Belenggu Tirani
Sunter dan Kelapa Gading Tergenang, Arus Lalu Lintas Lumpuh Total
Andre Rosiade Desak Bareskrim Tuntaskan Tambang Emas Ilegal di Sumbar
Hujan Deras Landa Serang, Ratusan Rumah Terendam dan Empat Bangunan Roboh