PT Railink, operator Kereta Api Bandara Yogyak International Airport (YIA), mengungkapkan penyebab utama terjadinya mogoknya KA Bandara YIA Xpress (KA 539). Kejadian yang berlangsung pada siang hari itu mengakibatkan lima belas penumpang tertinggal pesawat.
Manajemen PT Railink secara resmi menyampaikan permohonan maaf atas insiden yang terjadi. Gangguan teknis ini dialami kereta saat melintas di petak jalan antara Stasiun Wates dan Stasiun Kedundang.
Manager Komunikasi Perusahaan PT Railink, Ayep Hanapi, membeberkan detail teknis kejadian. Gangguan terjadi karena tekanan angin pada sistem pengereman mengalami penurunan. Hal ini menyebabkan sistem pengereman mengikat secara otomatis di kilometer 509 3/4, yang memaksa kereta melakukan berhenti luar biasa dan tidak dapat melanjutkan perjalanan menuju Bandara YIA.
Saat kejadian, KA 539 sedang mengangkut 150 penumpang yang berangkat dari Stasiun Tugu Yogyakarta. Setelah dilakukan pemeriksaan di lokasi, rangkaian kereta kemudian ditarik mundur menuju Stasiun Wates.
Sebagai solusi darurat, seluruh penumpang dialihkan menggunakan 13 unit kendaraan transportasi online untuk melanjutkan perjalanan ke Bandara YIA. Meskipun telah dilakukan upaya tersebut, lima belas penumpang tetap mengalami keterlambatan hingga ketinggalan jadwal penerbangan mereka.
Dari jumlah tersebut, delapan penumpang mendapat bantuan dari petugas untuk berkoordinasi dengan maskapai penerbangan. Sementara itu, tujuh penumpang lainnya memilih untuk melakukan pembelian tiket penerbangan baru secara mandiri.
Artikel Terkait
Kementerian Kebudayaan Gelar Munggahan, Fadli Zon Soroti Ramadan sebagai Peristiwa Budaya
Mobil Terperosok di Akses Lingkar UI Depok, Lalu Lintas Menuju Jakarta Macet
China Wajibkan Tombol Fisik untuk Fungsi Penting Mobil Mulai 2027
Harga Emas Antam Naik Rp4.000 per Gram, Buyback Melonjak Rp5.000