KPK Periksa Mantan Direktur PHU Kemenag Terkait Kasus Kuota Haji 2024
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa mantan Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri Kementerian Agama Subhan Cholid sebagai saksi pada Rabu (12/11). Pemeriksaan ini berkaitan dengan penyidikan kasus dugaan korupsi kuota haji tahun 2024.
Kronologi Kedatangan Saksi di Gedung KPK
Berdasarkan informasi resmi dari juru bicara KPK Budi Prasetyo, Subhan Cholid telah tiba di Gedung KPK sekitar pukul 08.39 WIB. Proses pemeriksaan terhadap mantan pejabat Kemenag ini langsung dilakukan oleh penyidik KPK setelah kedatangannya.
Latar Belakang Kasus Korupsi Kuota Haji
Kasus korupsi kuota haji ini bermula ketika Indonesia menerima tambahan kuota haji sebanyak 20.000 dari Pemerintah Arab Saudi pada tahun 2023. KPK menduga terjadi pelanggaran dalam mekanisme pembagian kuota tambahan tersebut.
Penyimpangan Alokasi Kuota Haji Khusus
Menurut penyelidikan KPK, asosiasi travel haji diduga melakukan koordinasi dengan pihak Kementerian Agama untuk mengubah pembagian kuota. Seharusnya, kuota haji khusus hanya diperbolehkan maksimal 8% dari total kuota haji Indonesia. Namun, dalam rapat yang digelar, disepakati pembagian kuota tambahan menjadi 50% untuk haji khusus dan 50% untuk haji reguler.
Artikel Terkait
Tokoh Madura Islah Bahrawi: Teror Aktivis Tamparan Keras bagi Demokrasi
Mentan Amran Beri Bantuan Langsung Rp20 Juta ke Pedagang Kerupuk di Bone
JK Bantah Tudingan Danai Upaya Persoalkan Ijazah Jokowi, Akan Laporkan ke Bareskrim
Presiden Prabowo Kecam Serangan ke Pasukan Perdamaian di Lebanon, 3 Prajurit TNI Gugur