Revitalisasi Infrastruktur Digital Sulawesi Utara 2025: Target Daerah 3T

- Selasa, 11 November 2025 | 18:42 WIB
Revitalisasi Infrastruktur Digital Sulawesi Utara 2025: Target Daerah 3T
Revitalisasi Infrastruktur Digital di Sulawesi Utara: Target 2025

Percepatan Revitalisasi Infrastruktur Digital di Daerah 3T Sulawesi Utara

Pemerintah, melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), secara resmi mengumumkan rencana akselerasi revitalisasi infrastruktur digital di wilayah Terdepan, Tertinggal, dan Terluar (3T) yang berlokasi di Provinsi Sulawesi Utara. Langkah strategis ini bertujuan untuk memastikan pemerataan akses digital di seluruh pelosok negeri.

Sebagai bagian dari inisiatif ini, Dirjen Infrastruktur Digital Komdigi, Wayan Toni Supriyanto, bersama dengan jajaran PT Len Industri, telah menjadwalkan pertemuan penting dengan Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus. Pertemuan ini dinilai sebagai langkah kunci untuk memulai proyek besar tersebut.

Rully Adi Surya, Senior Vice President Hubungan Kelembagaan dan Pengembangan Bisnis PT Len Industri, menegaskan bahwa kolaborasi dengan pemerintah daerah merupakan fondasi utama. "Rencana kami adalah bertemu dengan Gubernur untuk memperoleh dukungan penuh dan komitmen politik yang kuat. Hal ini penting agar akselerasi pembangunan infrastruktur digital dapat berjalan sesuai target," jelasnya pada Selasa (11/11).

Pertemuan tersebut akan bersifat komprehensif dan melibatkan berbagai pemangku kepentingan. Dengan pendekatan pentahelix, pertemuan ini akan dihadiri oleh para Bupati dari Kabupaten Kepulauan Sangihe, Talaud, dan Sitaro, serta perwakilan dari berbagai sektor. Tujuannya adalah untuk menyinkronkan semua upaya agar target penyelesaian pada akhir tahun 2025 dapat tercapai.

Rully juga menyoroti bahwa program ini sejalan dengan visi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, yang menekankan pentingnya pemerataan layanan untuk seluruh rakyat Indonesia. Realisasi proyek ini diharapkan membawa dampak luas yang positif.

"Manfaat revitalisasi infrastruktur digital ini sangat signifikan. Selain mendukung kemajuan di sektor pendidikan dan pariwisata, yang paling krusial adalah memastikan masyarakat di daerah 3T tetap terhubung dan mendapatkan informasi penting, terutama dalam situasi darurat atau bencana," pungkas Rully.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar