BMKG Umumkan Rencana Operasi Modifikasi Cuaca 2025 untuk Antisipasi Bencana
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah memaparkan jadwal lengkap Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang akan dijalankan sepanjang tahun 2025. Program ini dirancang untuk mengatasi dua tantangan utama: cuaca ekstrem dan kebakaran hutan serta lahan (karhutla).
Operasi Modifikasi Cuaca dengan Pendanaan BMKG
Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, menjelaskan bahwa dua operasi utama akan didanai sepenuhnya oleh anggaran internal BMKG. Berikut adalah daftar operasi tersebut:
- OMC Aksi Dini Hidrometeorologi Ekstrem di Sumatera Barat: Akan berlangsung selama 8 hari, dari tanggal 21 hingga 28 Januari 2025.
- OMC Pengendalian Karhutla di Geopark Kaldera Danau Toba: Dilaksanakan selama 9 hari, pada periode 26 Juli hingga 3 Agustus 2025.
Operasi Modifikasi Cuaca Melalui Kerja Sama Lembaga
Selain pendanaan internal, BMKG juga aktif berkolaborasi dengan berbagai instansi pemerintah dan pihak swasta. Kerja sama ini mencakup Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, BPBD DKI Jakarta, dan sejumlah perusahaan perkebunan.
Berikut adalah rincian operasi modifikasi cuaca dalam bentuk kerja sama yang telah direncanakan:
- OMC Pencegahan Karhutla di Jambi dan Sumatera Selatan (10-19 Agustus 2025).
- OMC Pencegahan Karhutla di Riau (10-19 Agustus 2025).
- OMC Pengendalian Karhutla di Kalimantan Selatan (13-22 Agustus 2025).
- OMC Antisipasi Cuaca Ekstrem di DKI Jakarta (17-21 Agustus 2025).
Kolaborasi Intensif dengan BNPB
Faisal menekankan bahwa sebagian besar kegiatan Operasi Modifikasi Cuaca tahun 2025 dilakukan bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Meskipun pendanaan operasi berasal dari BNPB, peran supervisi teknis dan pelaksanaan sepenuhnya berada di bawah BMKG.
Dari total 238 hari operasi yang direncanakan, sekitar 60 hari di antaranya merupakan hasil kolaborasi dengan BNPB. Hal ini menunjukkan komitmen kuat kedua lembaga dalam memitigasi risiko bencana yang dipicu oleh kondisi cuaca di Indonesia.
Artikel Terkait
Libur Panjang Imlek-Ramadan Picu Antrean Puluhan Kilometer di Tol MBZ dan Japek
Amnesty Kritik Rencana Indonesia Ikut Board of Peace, Khawatir Legitimasi Israel
Mobil Terperosok ke Laut di Ulee Lheue, Pengemudi Selamat Dievakuasi Warga
Bareskrim Sita Koper Berisi Narkoba Milik Mantan Kapolres Bima di Rumah Polwan