Mantan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memberikan pidato utama dalam perhelatan Dies Natalis Ke-65 Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya. Dalam orasi ilmiahnya, SBY mengungkapkan prediksi ekonomi Indonesia yang disampaikannya 15 tahun silam tepatnya mulai terwujud di tahun 2025 ini.
SBY mengklaim ramalan ekonomi yang disampaikannya di kampus ITS pada tahun 2015 kini menjadi kenyataan. Salah satu poin penting yang ditekankannya adalah posisi Indonesia sebagai kekuatan ekonomi emerging market yang solid. "Indonesia 2025 akan menjadi strong emergent market dengan ekonomi yang kuat. Hal itu terjadi sekarang. Kita adalah anggota G20 dan ekonomi terbesar di ASEAN," ujar SBY menegaskan.
Prediksi strategis lainnya yang turut dibahas adalah mengenai kesetaraan posisi ekonomi Indonesia dengan negara-negara BRICS. SBY menyatakan, "Saya pernah menyampaikan di kampus Sukolilo bahwa dalam 15 tahun ke depan, yaitu di 2025, posisi ekonomi Indonesia akan setara dengan BRICS."
Perkembangan terkini membuktikan bahwa Indonesia resmi bergabung dengan BRICS (Brasil, Rusia, India, China, Afrika Selatan) di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Kelompok negara berkembang ini diakui memiliki pengaruh signifikan dalam percaturan ekonomi global.
Dengan nada berseloroh, SBY menyebut kemampuannya dalam menganalisis masa depan berdasarkan pendekatan ilmiah. "Bukan dengan klenik, tapi melalui pemikiran scientific dan rasional. Saya memahami futurology dan mampu membaca tren serta merumuskan visi yang mungkin terwujud," jelasnya sembari menyebut kampus ITS sebagai bagian dari tuah keberhasilan prediksi tersebut.
Artikel Terkait
Kevin Diks Jadi Sorotan Usai Insiden Penalti yang Tentukan Kekalahan Indonesia
Nenek di Bondowoso Tewas Tersambar Petir di Dalam Rumah
Angin Puting Beliung Rusak RSUD dan Puluhan Rumah di Jombang
Timnas Indonesia Takluk Tipis 0-1 dari Bulgaria di Final FIFA Series 2026