Pemimpin Suriah di Gedung Putih: Sanksi Dicabut, Era Baru Dimulai

- Selasa, 11 November 2025 | 10:48 WIB
Pemimpin Suriah di Gedung Putih: Sanksi Dicabut, Era Baru Dimulai

Pertemuan Bersejarah: Pemimpin Suriah di Gedung Putih Bahas Masa Depan Negara

Presiden Suriah, Ahmed al-Sharaa, mencatatkan sejarah sebagai pemimpin Suriah pertama yang diterima di Gedung Putih. Pertemuan bilateral ini dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump menandai babak baru dalam hubungan kedua negara.

Dukungan AS untuk Stabilitas dan Pemulihan Suriah

Dalam pernyataannya, Presiden Trump memberikan pujian tinggi, menyebut Sharaa sebagai pemimpin dan pejuang yang kuat. Trump menyampaikan keyakinannya bahwa Suriah dapat tumbuh menjadi negara yang sangat sukses di bawah kepemimpinan Sharaa.

Target Utama: Pencabutan Sanksi Ekonomi

Kunjungan Presiden Sharaa ke Washington memiliki tujuan strategis untuk memperdalam kemitraan dengan Amerika Serikat. Poin kunci yang dibahas adalah pentingnya pencabutan sanksi terhadap Suriah untuk memungkinkan pemulihan negara dari dampak perang berkepanjangan.

Sharaa mengungkapkan bahwa pemerintah Amerika sepakat memberikan Suriah kesempatan untuk mencapai stabilitas, membangun ekonomi, dan mempertahankan integritas wilayahnya. Mayoritas anggota Kongres AS yang ditemui juga disebut mendukung langkah pencabutan sanksi.

Langkah Konkret: Penangguhan Sanksi Caesar

Hasil langsung dari pertemuan ini adalah pengumuman penangguhan beberapa sanksi berdasarkan Undang-undang Caesar selama periode 180 hari. Kebijakan ini menjadi langkah signifikan dalam upaya rekonstruksi Suriah yang menurut perkiraan Bank Dunia membutuhkan dana mencapai USD 216 miliar.

Ekspansi Kerja Sama Keamanan Regional

Selain isu ekonomi, pertemuan ini juga menghasilkan kesepakatan penting di bidang keamanan. Suriah disebutkan akan bergabung dengan koalisi anti-ISIS yang dipimpin Amerika Serikat, membuka kembali kedutaan besar di Washington setelah ditutup lebih dari satu dekade, dan mengintegrasikan Pasukan Demokratik Suriah ke dalam tentara nasional.

Presiden Trump juga menyampaikan optimisme mengenai pakta keamanan dengan Israel yang diperkirakan akan segera diumumkan oleh pemerintah Suriah.

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar