Suriah Bergabung dengan Koalisi Global Melawan ISIS Setelah Pertemuan Bersejarah
Amerika Serikat mengumumkan bahwa Suriah secara resmi akan bergabung dengan koalisi internasional dalam perang melawan ISIS. Pengumuman ini disampaikan oleh pejabat tinggi AS menyusul pertemuan bersejarah antara Presiden Suriah Ahmad al-Sharaa dan Presiden Donald Trump.
Menurut pernyataan resmi pejabat AS, Suriah akan menjadi anggota ke-90 dalam aliansi global yang bertujuan untuk mengalahkan ISIS sepenuhnya. Komitmen ini mencakup kerja sama dalam operasi militer dan keamanan untuk menghilangkan sisa-sisa kekuatan ISIS serta mencegah penambahan pejuang baru ke dalam kelompok tersebut.
Pejabat senior AS juga menegaskan bahwa Suriah diizinkan untuk melanjutkan kerja sama militer dengan Amerika Serikat. Kerja sama ini akan mencakup koordinasi operasi kontra terorisme, keamanan, dan koordinasi ekonomi melalui Kedutaan Besar Suriah di Washington.
Dalam kunjungan tersebut, Presiden al-Sharaa juga melakukan pertemuan dengan sejumlah pejabat penting Amerika Serikat termasuk Wakil Presiden JD Vance, Menteri Pertahanan Pete Hegseth, serta Kepala Staf Gabungan Militer AS Jenderal Dan Caine.
Bergabungnya Suriah ke dalam koalisi anti-ISIS ini menandai perkembangan signifikan dalam hubungan bilateral kedua negara dan upaya global memerangi terorisme. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat efektivitas operasi militer melawan sisa-sisa kekuatan ISIS di kawasan tersebut.
Artikel Terkait
Jadwal Imsak dan Anjuran Sahur di Banjarmasin pada 24 Februari 2026
Pelajar Tewas Diduga Dianiaya Oknum Brimob di Tual, Tersangka Sudah Ditahan
Nadiem Makarim Serukan Anak Muda Tak Putus Asa dengan Indonesia di Tengah Sidang Korupsi
Ketua BEM UGM Laporkan Teror Anonim Usai Kritik Pemerintah