MURIANETWORK.COM - Polisi menutup road barrier atau penghalang jalan di sekitar kawasan Kota Tua, Jakarta Barat, yang diduga digunakan untuk aksi pungutan liar (pungli). Tindakan ini dilakukan menyusul viralnya sebuah video di media sosial yang memperlihatkan sejumlah orang meminta uang kepada pengendara motor untuk membuka jalan yang ditutup. Kapolsek Metro Tamansari, AKBP Riyanto, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah memeriksa lokasi dan kini menyiagakan anggotanya di tempat kejadian.
Penghalang Jalan Ditutup, Pelaku Masih Diburu
Menurut Riyanto, penghalang jalan yang sebelumnya bisa dibuka-tutup oleh para pelaku pungli kini telah dalam kondisi terkunci. Upaya untuk menemukan dan menangkap para pelaku masih terus dilakukan, meski menghadapi kendala. Para tersangka diduga kerap menghindar dan bersikap elusif saat ada petugas yang berjaga.
"Pelaku nggak ada, sudah kita tungguin, mereka kucing-kucingan," ujarnya.
Pengalihan Lalu Lintas Sempat Dimanfaatkan
Kapolsek menjelaskan bahwa road barrier tersebut sebenarnya adalah fasilitas yang sah untuk pengaturan lalu lintas. Ia mengakui bahwa penghalang itu sempat dibuka pada hari sebelumnya karena adanya kebutuhan pengaliran arus kendaraan. Momen inilah yang diduga dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggung jawab untuk melakukan pemerasan.
"Sudah ada anggota di situ, kemarin karena ada pengalihan arus sempat dibuka," beber Riyanto.
Kronologi Aksi Pungli yang Terekam Kamera
Video yang beredar luas itu dengan jelas merekam suasana di lokasi. Tampak dua orang menjaga sebuah jalan yang ditutup dengan pembatas beton, sementara puluhan pengendara sepeda motor terpaksa mengantre. Adegan selanjutnya menunjukkan transaksi singkat: pengendara menyerahkan sejumlah uang kepada para penjaga, baru setelah itu jalan dibuka dan mereka boleh melintas. Bagi yang belum membayar, aksesnya jelas ditolak.
Praktik semacam ini tentu menimbulkan keresahan di kalangan masyarakat, terutama mereka yang harus melintasi kawasan tersebut setiap hari. Kehadiran anggota polisi yang kini disiagakan diharapkan dapat mencegah terulangnya kejadian serupa dan memberikan rasa aman bagi pengguna jalan.
Artikel Terkait
Final Piala Asia Futsal 2026: Indonesia Arena Bergemera Dukung Garuda Hadapi Iran
Prabowo Serukan Persatuan Ulama-Umara sebagai Fondasi Kekuatan Bangsa dalam Pelantikan MUI
Mendagri Tito Karnavian Jelaskan Perbedaan Dampak Banjir Bandang Sumatera dan Tsunami Aceh 2004
Hujan Tak Halangi Warga Antre Cairkan BLTS Kesra Rp900 Ribu di Kantor Pos Jakarta