Pencurian Tiga Motor di Bandar Lampung, Aksi Komplotan Terekam CCTV
Lampung Geh, Bandar Lampung - Sebuah aksi pencurian yang dilakukan oleh sekelompok pelaku berhasil menggondol tiga unit sepeda motor di kawasan Jalan Gelatik, Kelurahan Tanjung Agung Raya, Kecamatan Kedamaian. Insiden yang terjadi pada Minggu (9/11) dini hari ini berhasil terekam jelas oleh kamera pengawas atau CCTV milik korban.
Rekaman video keamanan menunjukkan bahwa komplotan pencuri tersebut membawa setidaknya enam unit sepeda motor. Dari jumlah itu, tiga unit merupakan hasil kejahatan mereka, yang terdiri dari satu unit Kawasaki Ninja dan dua unit Honda Beat. Tidak berhenti di situ, para pelaku juga mengambil sejumlah barang berharga lainnya dari dalam rumah.
Menurut penuturan Elsa, pemilik rumah, peristiwa ini terjadi saat dirinya sedang berada di luar kota. Sementara itu, suaminya sedang tertidur di lantai dua rumah mereka tanpa menyadari kejadian yang berlangsung di bawah.
Modus dan Kronologi Pencurian
Berdasarkan rekaman CCTV, aksi dimulai dengan dua orang pelaku yang terlihat mengamati kondisi rumah dan sekelilingnya. Setelah dirasa aman, mereka kemudian membongkar dan mencongkel sebuah jendela untuk bisa memasuki rumah.
"Diduga setelah melihat banyak barang berharga di dalam, mereka menelepon rekan lainnya untuk membantu mengangkut barang-barang tersebut," jelas Elsa. Para pelaku kemudian membawa tiga sepeda motor milik keluarga, disertai dengan kunci mobil dan kunci rumah yang disimpan di dalam sebuah laci.
Barang-barang lain yang juga menjadi sasaran adalah dua unit mesin gerinda milik tukang yang saat itu masih mengerjakan pemasangan pagar rumah. "Rumah saya baru saja selesai direnovasi, jadi tukangnya masih bekerja memasang gerbang. Dua mesin gerinda milik mereka turut dibawa," ungkap Elsa.
Kerugian Material yang Diderita Korban
Akibat aksi pencurian ini, Elsa dan keluarganya mengalami kerugian material yang diperkirakan mencapai nilai Rp84,5 juta. Kerugian tersebut berasal dari hilangnya kendaraan, mesin gerinda, serta barang-barang berharga lainnya.
Uniknya, sebelum meninggalkan lokasi, para pelaku sempat memakan beberapa makanan ringan yang dijual oleh korban yang juga menjalankan usaha snack dari rumahnya. "Mereka meninggalkan dua karton snack di dekat jendela yang mereka rusak," tambah Elsa.
Korban telah melaporkan kejadian ini kepada Polsek Tanjung Karang Timur. Laporan resmi telah diterima dengan nomor LP/B/259/XI/2025/SPKT/Polsek TKT/Polresta Bandar Lampung/Polda Lampung. Masyarakat diimbau untuk selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap lingkungan sekitar.
Artikel Terkait
17 Februari dalam Catatan Sejarah: Dari Tsunami Maluku 1674 hingga Kelahiran Buya Hamka dan Michael Jordan
Rooney Ingatkan Risiko Euforia United Strands, Cunha Tegaskan Fokus Hanya pada Poin
Tyler Morton Ungkap Kurangnya Kepercayaan dari Arne Slot Sebabkan Hengkang ke Lyon
Persib Dikabarkan Intip Kiper Belanda Ronald Koeman Jr.