Prof Jimly: Penyelesaian Perkara Ijazah Jokowi Seharusnya di PTUN, Bukan Polri
Prof. Jimly Asshiddiqie, Ketua Komisi Reformasi Polri, menyatakan bahwa penyelesaian perkara terkait ijazah Presiden Jokowi seharusnya tidak ditangani oleh Kepolisian Republik Indonesia (Polri). Menurut pandangan hukumnya, proses ideal untuk membuktikan keaslian ijazah tersebut adalah melalui Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).
Dalam pernyataannya yang terekam dalam sebuah video di media sosial, Jimly menegaskan, "Soal ijazahnya (dulu diselesaikan). Jangan soal pidana, nanti ujung-ujungnya pidana, itu tidak menyelesaikan masalah. Kalau polisi dia kan bukan pengadilan."
Pernyataan ini menekankan bahwa inti persoalan yang diinginkan publik adalah klarifikasi status keaslian dokumen ijazah, bukan proses hukum pidana yang dapat berujung pada tuduhan pencemaran nama baik.
Prof Jimly (Ketua Komisi Reformasi Polri) : Substansi Ijazahnya harus dibuktikan terlebih dahulu.
— BP™ (@BangPino__) November 9, 2025
Soal penetapan TSK pd Roy Suryo cs sebenarnya ga jadi persoalan publik.
Publik hanya pengen tahu Asli apa Tidak Ijazah nya Jokowi. Bukan tiba2 dituduh pencemaran nama baik. pic.twitter.com/aLskclUSq1
Artikel Terkait
Petani Muda di Luwu Utara Jadi Korban Pembusuran saat Cari Pelaku yang Serang Adiknya, Dua Orang Diamankan
BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem di Sejumlah Wilayah Sulawesi Selatan Siang Ini
Presiden Prabowo Tiba di Paris, Akan Salat Idul Adha Bersama WNI di Prancis
Kebakaran Hanguskan Rumah Produksi Tahu Goreng di Asahan, Tidak Ada Korban Jiwa