Cara Taubat Meninggalkan Shalat Menurut Syaikh Yusuf bin Said

- Minggu, 09 November 2025 | 05:20 WIB
Cara Taubat Meninggalkan Shalat Menurut Syaikh Yusuf bin Said
Solusi Taubat Bagi yang Sering Meninggalkan Shalat di Masa Lalu

Solusi Taubat Bagi yang Sering Meninggalkan Shalat di Masa Lalu

Banyak muslim yang pernah mengalami fase meninggalkan shalat di masa lalu. Ketika kesadaran datang, sering muncul pertanyaan tentang cara tepat untuk bertaubat, terutama ketika sudah lupa jumlah shalat yang ditinggalkan.

Pertanyaan Seputar Taubat Shalat yang Ditinggalkan

Ummu Ahmad, pendengar Radio Idza'atul Quran, mengajukan pertanyaan yang mewakili kegelisahan banyak orang:

"Dulu saya sering meninggalkan shalat, saya sekarang menyesal, tapi saya lupa berapa rakaat yang telah ditinggalkan. Apa yang harus saya lakukan?"

Jawaban Syaikh Yusuf bin Said Tentang Taubat Shalat

Syaikh Yusuf bin Said, anggota Dewan Ulama Besar Arab Saudi, memberikan nasihat yang jelas dan tegas:

"Perbanyak istighfar dan bertaubatlah kepada Allah. Jangan melakukannya lagi."

Penjelasan ini disampaikan dalam program Nurun Alad Darb bersama Syaikh Yusuf bin Said pada Jumat, 7 November 2025.

Makna Penting dari Nasihat Syaikh Yusuf

Penting untuk dicatat bahwa Syaikh Yusuf tidak menyarankan untuk mengqadha shalat yang telah ditinggalkan di masa lampau. Beliau justru menekankan tiga hal utama:

  • Memperbanyak istighfar
  • Bertaubat dengan sungguh-sungguh kepada Allah
  • Bertekad kuat untuk tidak mengulangi perbuatan tersebut

Langkah Praktis Taubat dari Meninggalkan Shalat

Bagi Anda yang mengalami situasi serupa, berikut langkah-langkah praktis yang dapat dilakukan:

  1. Segera bertaubat dengan taubat nasuha (taubat yang sungguh-sungguh)
  2. Perbanyak membaca istighfar setiap hari
  3. Tingkatkan kualitas shalat wajib yang sekarang
  4. Tambahkan shalat sunnah untuk mendekatkan diri kepada Allah
  5. Jaga konsistensi ibadah dan jangan putus asa dari rahmat Allah

Pendekatan ini memberikan jalan keluar yang praktis bagi mereka yang bingung menghitung dan mengqadha shalat yang telah ditinggalkan bertahun-tahun lamanya.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar