Dalam penggeledahan tersebut, polisi menemukan serbuk yang diduga kuat merupakan bahan untuk membuat peledak. Bhudi Hermanto menyatakan bahwa identifikasi dan uji laboratorium diperlukan untuk memastikan jenis dan fungsi serbuk tersebut secara detail.
Pemeriksaan Media Sosial dan Keluarga
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan bahwa penyelidikan juga mencakup pemeriksaan terhadap media sosial dan keterangan dari keluarga terduga pelaku. Hal ini dilakukan untuk mengumpulkan informasi yang komprehensif terkait motif dan pelaku ledakan di sekolah tersebut.
Selain serbuk, polisi juga mengamankan bukti pendukung lainnya seperti catatan atau tulisan. Kapolri menekankan bahwa proses investigasi membutuhkan ketelitian dan waktu yang tidak sebentar untuk memastikan keakuratan hasil.
Insiden ledakan di lingkungan SMAN 72 Kelapa Gading ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut. Masyarakat diharapkan tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum diverifikasi kebenarannya.
Artikel Terkait
Vinicius dan Camavinga Santai Berbincang Usai Prancis Kalahkan Brasil
Macet Parah Landa Tanjung Bunga Imbas Pensi Smansa 2026 yang Dihadiri Ribuan Penonton
Timnas Indonesia Hancurkan Saint Kitts dan Nevis 4-0, Lolos ke Final FIFA Series 2026
Gubernur Sulsel Bahas Kerja Sama Pendidikan dan Investasi dengan Pejabat AS