Hamas Kembalikan 22 Jenazah Sandera Israel dari Gaza, 19 Warga Negara Teridentifikasi

- Sabtu, 08 November 2025 | 07:42 WIB
Hamas Kembalikan 22 Jenazah Sandera Israel dari Gaza, 19 Warga Negara Teridentifikasi

Hamas Pulangkan Jenazah Sandera Israel dari Gaza, 22 Teridentifikasi

Kelompok Hamas telah menyelesaikan proses pemulangan jenazah sandera Israel yang berhasil ditemukan di Gaza. Tindakan ini melengkapi daftar 28 sandera Israel yang jenazahnya belum dikembalikan sejak gencatan senjata 13 Oktober lalu.

Proses Serah Terima Jenazah Sandera

Menurut laporan AFP, proses pemulangan dilakukan pada Jumat (7/11) dengan menyerahkan enam peti jenazah melalui perantara Palang Merah Internasional. Militer Israel mengkonfirmasi bahwa peti-peti tersebut telah berhasil melintasi perbatasan dan masuk ke wilayah Israel.

Proses Identifikasi Jenazah

Setelah diterima dari Palang Merah oleh Dinas Shin Bet di perbatasan Gaza, jenazah-jenazah tersebut kemudian dibawa ke fasilitas forensik di Tel Aviv untuk menjalani proses identifikasi lebih lanjut.

Lokasi Penemuan Jenazah

Brigade Ezzedine al-Qassam, sayap militer Hamas, mengungkapkan bahwa jenazah-jenazah tersebut ditemukan di area Khan Yunis. Mereka menyatakan telah menyerahkan semua jenazah yang berhasil ditemukan di kota tersebut.

Status Identifikasi Jenazah Sandera

Dari total 28 jenazah yang disepakati untuk dipulangkan sebagai bagian dari KTT Gaza pertengahan bulan lalu, sebanyak 22 jenazah telah berhasil teridentifikasi. Rinciannya terdiri dari 19 warga negara Israel, 1 warga negara Thailand, 1 warga negara Nepal, dan 1 warga negara Tanzania.

Kendala dalam Proses Pemulangan

Proses pemulangan jenazah menghadapi kendala signifikan karena kondisi Gaza yang luluh lantak, menyulitkan tim pencarian Hamas menemukan sisa-sisa jenazah. Pencarian memerlukan peralatan khusus untuk lokasi yang rusak parah. Namun, pihak Israel menuding Hamas sengaja menunda-nunda proses pencarian dan pemulangan.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar