Modus LGBT: Ustadz Pelaku Liwath (Sodomi) di Sekolah Islam
Oleh: Dr (c) Ir. Abu Musa al-Fadaniy S.Kom., M.MT
(Pengelola Sekolah Gratis Syaikhul Islam Ibn Taimiyyah & Rumah Qur'an Gratis Sahabat Tauhid)
Bahaya Perbuatan Liwath dalam Islam
Perlu diketahui bahwa perbuatan homoseks, yang dalam bahasa Arab disebut liwath, merupakan perbuatan dosa besar yang bahkan lebih besar dari dosa zina menurut ajaran Islam.
Fakta Kasus LGBT di Lingkungan Sekolah Islam
Tulisan ini mengungkap modus operandi LGBT yang dilakukan oleh seorang ustadz pengajar di sekolah Islam wilayah Jabodetabek. Kisah ini bukan fiktif, melainkan hasil wawancara dengan banyak ustadz pengasuh sekolah Islam yang datang berobat untuk masalah LGBT.
Melalui terapi BrainHacking, alhamdulillah sang ustadz tersebut telah sembuh dari penyakit LGBT. Bukti kesembuhannya terlihat ketika dia tidak kuat membayangkan praktik liwath yang pernah dilakukannya terhadap santri dan merasa sangat jijik.
Modus Operandi Ustadz LGBT
Berikut adalah tahapan modus yang digunakan:
- Menargetkan korban dengan kriteria tertentu, biasanya siswa yang berkulit putih mulus
- Membangun kedekatan dengan siswa target
- Menawarkan les privat gratis dengan alasan khusus
- Mengajak menginap di kediamannya dengan dalih belajar intensif
- Orang tua korban biasanya mengizinkan karena melihat peningkatan nilai anak
- Terjadi hubungan intim berulang yang akhirnya membuat korban kecanduan
Dampak dan Solusi
Berdasarkan penelitian, sekitar 98% pelaku LGBT dewasa adalah mantan korban liwath pada masa sekolah. Korban liwath berpotensi besar menjadi pelaku di kemudian hari.
Untuk memutus mata rantai ini, diperlukan:
- Kewaspadaan orang tua terhadap pola kedekatan tidak wajar antara pengajar dan siswa
- Transparansi sekolah dalam menangani kasus LGBT
- Terapi bagi pelaku untuk kembali ke fitrah
Sekolah Islam yang Transparan
Sekolah Islam yang baik justru yang terbuka tentang kasus LGBT di lingkungannya. Contohnya kasus di Surabaya dimana sekolah tegas mempolisikan staf pengajar pelaku dan menginformasikan ke semua wali murid untuk mencari korban lainnya.
Penutup
Mari bersama memutus lingkaran setan LGBT dengan meningkatkan kewaspadaan dan mendukung terapi bagi pelaku yang ingin sembuh. Para pelaku LGBT umumnya adalah mantan korban yang putus asa untuk sembuh.
Jazaakumullahu khayran
Wa Baarakallahu Fiikum
Akhuukum Fillah
Dr (c) Ir. Abu Musa al-Fadaniy S.Kom., M.MT
(Pengelola Sekolah Gratis Syaikhul Islam Ibn Taimiyyah & Rumah Qur'an Gratis Sahabat Tauhid)
Artikel Terkait
Pemerintah Rilis Jadwal Lengkap TKA 2026 untuk Siswa SD dan SMP
Manchester City Kalahkan Liverpool 2-1 Berkat Gol Telat Haaland
Bayern Munich Hajar Hoffenheim 5-1, Luis Díaz Cetak Hattrick
Moodys Tegaskan Peringkat Baa2 Indonesia, Pemerhatan Soroti Ketahanan Ekonomi