Beberapa hari menjelang pemilihan Wali Kota New York, Zohran Mamdani mendapat tegangan politik langsung. Saat berkampanye, seorang wanita pendukung Zionis menyampaikan ancaman elektoral yang blak-blakan.
"Kamu akan kalah dalam pemilu karena kamu tidak mendukung Israel !!!"
Namun, realitas berbicara lain. Hasil pemilu justru membalikkan ancaman itu. Zohran Mamdani memenangkan kontes politik tersebut, sementara narasi pro-Israel yang dominan di kota itu mengalami kekalahan simbolis.
Kemenangan Mamdani ini diibaratkan seperti bom nuklir bagi Israel dan basis pendukungnya di New York. Peristiwa ini menjadi bukti bahwa dukungan terhadap Israel bukan lagi jaminan mutlak untuk meraih kemenangan politik, bahkan di kota dengan populasi Yahudi terbesar di luar Israel sekalipun.
Artikel Terkait
Vinicius dan Camavinga Santai Berbincang Usai Prancis Kalahkan Brasil
Macet Parah Landa Tanjung Bunga Imbas Pensi Smansa 2026 yang Dihadiri Ribuan Penonton
Timnas Indonesia Hancurkan Saint Kitts dan Nevis 4-0, Lolos ke Final FIFA Series 2026
Gubernur Sulsel Bahas Kerja Sama Pendidikan dan Investasi dengan Pejabat AS