Djarum Bangun 2.103 Sanitasi & 517 Rumah Layak Huni di Jawa Tengah, Cegah Stunting

- Kamis, 06 November 2025 | 22:30 WIB
Djarum Bangun 2.103 Sanitasi & 517 Rumah Layak Huni di Jawa Tengah, Cegah Stunting

Program RSLH dan Sanitasi Terpadu Djarum Tingkatkan Kualitas Hidup Masyarakat Jawa Tengah

PT Djarum melalui dua program unggulannya, Rumah Sederhana Layak Huni (RSLH) dan Program Sanitasi Terpadu Djarum, secara aktif berkontribusi dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat di Kabupaten Kudus dan Provinsi Jawa Tengah. Program RSLH berfokus pada renovasi rumah bagi keluarga kurang mampu, sementara Program Sanitasi Terpadu menyediakan fasilitas jamban yang higienis, bersih, dan aman.

Sinergi Program Hunian Layak dan Lingkungan Sehat

Menurut General Manager Community Development PT Djarum, Achmad Budiharto, kedua program ini saling berkesinambungan dalam menciptakan hunian dan lingkungan yang sehat. "Rumah yang layak harus diiringi dengan lingkungan yang sehat. Melalui program Sanitasi Terpadu Djarum, kami ingin memastikan masyarakat tidak hanya memiliki tempat tinggal yang nyaman, tetapi juga hidup dalam lingkungan yang bersih dan mendukung tumbuh kembang anak-anak yang sehat," ujarnya.

Pencapaian Program Hingga Oktober 2025

Hingga Oktober 2025, realisasi program telah menjangkau ribuan keluarga. PT Djarum telah membangun 2.103 unit sanitasi aman dan menyelesaikan 517 unit rumah layak huni yang tersebar di Kabupaten Kudus, Blora, Grobogan, Demak, Pemalang, Temanggung, dan Rembang. Selain itu, perusahaan juga membangun sambungan PDAM sebanyak 1.444 titik di Kudus, 366 di Temanggung, dan 293 di Wonogiri.

Setiap rumah yang dibangun telah memenuhi standar rumah sehat, meliputi kekuatan bangunan, kecukupan luas ruang, sirkulasi udara yang baik, serta ketersediaan air bersih dan sanitasi yang memadai.

Dampak Positif terhadap Pencegahan Stunting

Program ini tidak hanya meningkatkan kualitas hunian, tetapi juga berperan penting dalam pencegahan stunting pada anak. Sanitasi yang bersih dan layak merupakan faktor kunci dalam memutus mata rantai masalah gizi kronis ini. PT Djarum juga melengkapi bantuan fisik dengan edukasi dan pendampingan masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang berkelanjutan.

Komitmen Berkelanjutan dari Djarum

Chief Operating Officer PT Djarum, Victor Rachmat Hartono, menegaskan komitmen perusahaan untuk menghadirkan program sosial yang berdampak langsung dan berkelanjutan. "Kita Grup Djarum akan terus membantu pemerintah dan rakyat Indonesia bergotong royong bersama pengusaha lainnya untuk menciptakan negara kita lebih nyaman dan lebih makmur," imbuhnya. Program RSLH diharapkan dapat menjadi fondasi bagi peningkatan kesejahteraan keluarga Indonesia.

Apresiasi dari Pemerintah

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara) memberikan apresiasi tinggi atas kontribusi PT Djarum. Ia menyatakan bahwa program RSLH dari Djarum bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi juga pembangunan martabat dan harapan masyarakat. Kolaborasi antara pemerintah dan swasta seperti ini dinilai krusial untuk mempercepat terwujudnya rumah layak huni bagi seluruh rakyat Indonesia.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar