Puan Maharani Terkesima dengan Pertanyaan Kritis Peserta Parlemen Remaja
Ketua DPR RI Puan Maharani terlibat langsung dalam program Parlemen Remaja yang diikuti oleh siswa-siswi SMA dan sederajat dari seluruh Indonesia pada Kamis (6/11). Dalam acara ini, para peserta mendapatkan kesempatan langka untuk berdialog dan bertanya langsung mengenai tugas, fungsi, serta peran Puan sebagai pimpinan DPR.
Pertanyaan Kritis dari Tiga Siswa Berbeda Daerah
Tiga siswa dengan latar belakang daerah yang berbeda mendapat giliran untuk menyampaikan pertanyaan. Gifari, peserta asal Buton, menanyakan tentang kepemimpinan yang adil dan objektif. "Bagaimana Ibu memastikan kepemimpinan yang adil dan tidak memihak, menjaga integritas, serta memastikan fungsi DPR berjalan efektif?" tanyanya.
Pertanyaan kedua datang dari Raka asal Gorontalo yang menanyakan tantangan terberat dalam agenda persidangan. Sementara itu, Raisa dari Banten menyoroti isu Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN). "Bagaimana DPR menyeimbangkan semangat nasionalisme dalam industri dengan kebutuhan pragmatis memperkuat rantai pasok domestik, agar TKDN benar-benar menjadi instrumen pertumbuhan industri hijau nasional, bukan sekadar angka?" ujarnya.
Puan: Pertanyaannya Lebih Berat dari Anggota DPR
Mendengar pertanyaan-pertanyaan mendalam tersebut, Puan Maharani tersenyum dan mengaku terkesima. Ia menyatakan bahwa kualitas pertanyaan para siswa justru lebih berat daripada pertanyaan yang biasa ia hadapi dari anggota DPR dari delapan fraksi. Pernyataan ini langsung disambut riuh dan antusias oleh seluruh peserta Parlemen Remaja.
Puan juga memberikan apresiasi tinggi dengan menyatakan, "Pertanyaannya tajam-tajam semua. Kalau jadi jurkam akan terpilih deh kayaknya." Ia bahkan berkelakar bahwa suatu saat nanti, sebagian dari peserta Parlemen Remaja ini berpotensi untuk menjadi anggota DPR, yang langsung direspons dengan seruan "amin" oleh para siswa.
Program Parlemen Remaja ini tidak hanya menjadi wadah edukasi tentang parlemen, tetapi juga membuktikan bahwa generasi muda Indonesia memiliki ketajaman analitis dan kepedulian yang tinggi terhadap isu-isu strategis bangsa.
Artikel Terkait
IHSG Turun 0,31%, Analis Proyeksi Target Baru dan Rekomendasi Beli di Weakness
KPK Ungkap Korupsi di PN Depok Cerminkan Kerentanan Sistemik Peradilan
Unhas Gelar Dialog PSM, Bahas Peran Klub sebagai Warisan Budaya dan Strategi Ekosistem Sepak Bola
Anggota DPR Imbau Beri Kesempatan Adies Kadir Buktikan Kinerja di MK