MURIANETWORK.COM - Seorang anak perempuan di Medan, Sumatera Utara, menunjukkan keberanian luar biasa dengan mempertahankan ponsel ayahnya dari seorang pencuri. Peristiwa yang terekam CCTV ini menunjukkan bagaimana bocah kelas 3 SD itu berusaha menggagalkan pencurian hingga terseret sepeda motor pelaku sejauh 20 meter, sebelum akhirnya pelaku mengembalikan barang curian dan kabur. Berkat pemeriksaan rekaman kamera pengawas, polisi berhasil mengidentifikasi dan menangkap pelaku di Riau.
Keberanian yang Membuat Pelaku Gentar
Insiden ini terjadi di sebuah rumah di Medan, saat korban yang masih sangat belia sedang berada di dalam rumah sendirian. Dengan nekat, pelaku memasuki rumah dan mengambil ponsel milik ayah korban. Melihat hal itu, naluri sang anak untuk melindungi barang keluarganya langsung muncul. Tanpa memikirkan risiko, ia berusaha merebut kembali ponsel tersebut.
Upaya perlawanan itu justru membuatnya terseret oleh sepeda motor yang dikendarai pencuri. Rekaman kejadian memperlihatkan momen mencekam itu, di mana bocah perempuan itu bertahan meski tubuhnya terseret cukup jauh. Melihat korban mengalami luka-luka, pelaku tampak panik dan memilih menghentikan aksinya.
Pelaku Kembalikan Barang dan Kabur
Setelah menyadari bahwa korbannya terluka, pencuri tersebut akhirnya mengembalikan ponsel yang baru saja diambilnya. Tindakan itu dilakukannya sebelum kemudian tancap gas meninggalkan lokasi kejadian, meninggalkan sang anak dalam keadaan shock dan terluka.
Meski sempat lolos dari TKP, pelaku tidak bisa menghindari jerat hukum. Polisi yang memeriksa rekaman CCTV segera bergerak cepat. Barang bukti visual itu menjadi kunci utama untuk melacak identitas pelaku.
Penangkapan di Tempat Persembunyian
Investigasi yang dilakukan membuahkan hasil. Tim kepolisian berhasil mengidentifikasi pelaku dan menemukan tempat persembunyiannya, yang ternyata berada di wilayah Riau. Operasi penangkapan pun segera dilaksanakan.
Selain menangkap pelaku, polisi juga menyita sejumlah barang bukti. Sepeda motor yang digunakan saat beraksi turut diamankan. Dari pengakuannya, pelaku diketahui kerap beraksi seorang diri dengan mengincar barang-barang elektronik milik warga.
Kasus ini kembali mengingatkan masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan, terutama ketika meninggalkan anak-anak di rumah sendirian. Keberanian korban, meskipun patut diapresiasi, juga menyisakan pelajaran tentang betapa berbahayanya menghadapi penjahat secara langsung tanpa pertimbangan yang matang.
Artikel Terkait
Longsor di Gianyar Tewaskan Satu Pekerja Proyek, Dua Luka-luka
Ritsu Doan: Dari Supersub Jadi Andalan Jepang di Piala Dunia 2026
Sukabumi Resmikan Biogas dan Solar Dryer House untuk Atasi Sampah dan Dongkrak Ekonomi Desa
AS Selesaikan Penarikan Pasukan dari Pangkalan Al-Tanf di Suriah, Dikuasai Kembali oleh Tentara Damaskus