DPR RI Kawal APBN 2025-2026 untuk Ciptakan Lapangan Kerja Baru

- Rabu, 05 November 2025 | 22:50 WIB
DPR RI Kawal APBN 2025-2026 untuk Ciptakan Lapangan Kerja Baru

Komitmen DPR RI: APBN 2025-2026 Dikawal untuk Ciptakan Lapangan Kerja

Ketua DPR RI, Puan Maharani, menegaskan komitmen kuat lembaganya dalam menjalankan fungsi anggaran. Tujuannya agar Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dapat melahirkan lapangan kerja baru bagi rakyat Indonesia.

Pidato Pembukaan Masa Persidangan

Pernyataan ini disampaikan Puan secara resmi dalam pidato pembukaan Masa Persidangan II DPR RI Tahun Sidang 2025-2026, yang berlangsung di Gedung DPR pada Selasa, 4 November 2025.

“DPR RI akan terus mengawal agar kebijakan fiskal berpihak kepada rakyat, mampu menjaga daya beli, menciptakan kesempatan kerja, dan memperkuat kemandirian ekonomi nasional demi terwujudnya Indonesia yang semakin sejahtera,” ujar Puan.

Fungsi Pengawasan APBN 2025

Puan menjelaskan bahwa masa persidangan ini merupakan bagian akhir dari rangkaian persidangan DPR RI di tahun 2025. Ia mengajak semua pihak untuk meneguhkan komitmen dalam memastikan pelaksanaan APBN Tahun Anggaran 2025 berjalan efektif, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi seluruh rakyat Indonesia.

Efisiensi dan Hasil Nyata Pengelolaan Anggaran

Lebih lanjut, mantan Menko PMK itu mengingatkan bahwa pengelolaan anggaran negara harus dilakukan secara efisien dan berorientasi pada hasil. Hal ini tidak hanya berhenti pada serapan anggaran dan laporan keuangan semata, tetapi harus benar-benar tercermin dalam peningkatan kesejahteraan rakyat secara inklusif.

Tantangan Ekonomi Global dan Ketahanan Nasional

Merespons kondisi global, Puan menyatakan bahwa DPR memahami kondisi ekonomi dunia yang masih penuh tantangan. Ketegangan geopolitik, disrupsi rantai pasok global, dan fluktuasi harga komoditas strategis dinilai terus membayangi perekonomian dunia, termasuk perekonomian nasional.

Ia menekankan bahwa pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan hanya dapat tercapai jika didukung oleh kebijakan fiskal, moneter, dan sektor riil yang kuat dan selaras.

Fondasi APBN 2026

Sebagai penutup, Puan menegaskan bahwa APBN Tahun Anggaran 2026 yang telah ditetapkan harus dibangun di atas fondasi pelaksanaan APBN Tahun Anggaran 2025 yang kokoh. Hal ini diyakini akan memperkuat ketahanan dan kemandirian ekonomi Indonesia di tengah ketidakpastian global.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar