Dukungan dari teman, keluarga, atau terapis sangat dibutuhkan agar korban tidak merasa sendirian menghadapi tekanan emosional. Menjaga jarak dari hubungan beracun juga diperlukan untuk memulihkan rasa percaya diri.
3. Lakukan Terapi atau Konseling
Terapi berperan besar dalam membantu korban gaslighting. Terapis profesional dapat menilai situasi secara objektif, membantu mengenali tanda-tanda manipulasi, serta mengajarkan keterampilan menghadapi konflik tanpa kehilangan jati diri.
Langkah Penting Menghadapi Gaslighting
Beberapa langkah krusial dalam menghadapi gaslighting antara lain: waspada terhadap perilaku merendahkan, tidak mengambil manipulasi secara pribadi, dan menghindari memaksa pelaku berubah tanpa bantuan profesional. Memiliki sistem dukungan yang kuat dan menjaga harga diri juga sangat penting.
Melindungi Kesehatan Mental dari Gaslighting
Inti dari menghadapi gaslighting dalam pernikahan adalah melindungi kesehatan mental dan emosional. Dengan menegakkan batas tegas, mempercayai realitas diri sendiri, dan menolak perilaku manipulatif, seseorang dapat kembali menemukan kekuatan dan harga dirinya.
Jika diperlukan, menjauh dari hubungan beracun menjadi langkah terbaik untuk menjaga kewarasan dan kesejahteraan batin. Meskipun gaslighting dalam pernikahan bisa menghancurkan, dengan kesadaran dan tindakan tegas, seseorang dapat bangkit, memulihkan jati diri, dan memulai kehidupan yang lebih sehat secara emosional.
Artikel Terkait
Hari Ibu ke-97 Diwarnai Seruan Perempuan Sebagai Motor Indonesia Emas 2045 di Kalbar
Dua Pendaki Ilegal Hilang di Lereng Merapi yang Masih Siaga
Mualem Tinjau Banjir, Kaos Bergambar Tokoh GAM Tuai Sorotan
Hakim Batam Dipecat Tidak Hormat Usai Dilaporkan Suami Sendiri