Ekonomi DIY Tumbuh 5,40%, Tertinggi di Jawa Triwulan III-2025

- Rabu, 05 November 2025 | 16:00 WIB
Ekonomi DIY Tumbuh 5,40%, Tertinggi di Jawa Triwulan III-2025

DIY Catat Pertumbuhan Ekonomi Tertinggi di Jawa Triwulan III 2025

Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) kembali menunjukkan performa ekonomi yang kuat dengan mencatatkan pertumbuhan tertinggi di antara seluruh provinsi di Pulau Jawa pada triwulan III tahun 2025. Berdasarkan data terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi DIY mencapai 5,40 persen secara year on year (y-on-y).

Peringkat Pertumbuhan Ekonomi Provinsi di Jawa

Kepala BPS DIY, Herum Fajarwati, mengonfirmasi bahwa DIY merupakan provinsi dengan pertumbuhan tertinggi di Jawa. Berikut adalah peringkat lengkap pertumbuhan ekonomi provinsi-provinsi di Jawa:

  • DIY: 5,40% (y-on-y)
  • Jawa Tengah: 5,37%
  • Banten: 5,29%
  • Jawa Timur: 5,22%
  • Jawa Barat: 5,20%
  • DKI Jakarta: 4,96%

Faktor Pendukung Pertumbuhan Ekonomi DIY

Pertumbuhan ekonomi DIY 5,40 persen ini terutama ditopang oleh kinerja sektor konstruksi yang menunjukkan performa sangat baik. Selain sektor konstruksi, terdapat beberapa lapangan usaha lain yang menjadi penyumbang utama pertumbuhan ekonomi Yogyakarta:

  • Industri Pengolahan
  • Pertanian
  • Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum
  • Informasi dan Komunikasi

Dari Sisi Pengeluaran

Dari perspektif pengeluaran, pertumbuhan ekonomi DIY terutama didorong oleh dua faktor kunci:

  • Konsumsi Rumah Tangga
  • Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) atau investasi

Kontribusi terhadap Perekonomian Nasional

Meskipun mencatat pertumbuhan tertinggi di Jawa, BPS mencatat bahwa kontribusi DIY terhadap perekonomian nasional masih relatif kecil. Share DIY terhadap perekonomian Pulau Jawa hanya sebesar 1,54 persen, sementara kontribusi terhadap perekonomian nasional sebesar 0,87 persen.

Data ini menunjukkan bahwa meskipun Daerah Istimewa Yogyakarta memiliki laju pertumbuhan yang impressive, masih terdapat ruang untuk meningkatkan kontribusinya terhadap perekonomian yang lebih luas di tingkat regional dan nasional.

Komentar