"Kondisi ini menjadi indikasi kuat bahwa atmosfer berada dalam keadaan yang sangat labil dan berpotensi memicu bencana hidrometrologi di berbagai daerah," tegas Cucun Ahmad Syamsurijal.
Tujuan dan Hasil yang Diharapkan
Tujuan utama rapat ini adalah untuk menyamakan persepsi dan pandangan semua pemangku kepentingan dalam penanganan bencana. Cucun menekankan pentingnya menghindari kendala koordinasi antar kementerian dan lembaga.
Melalui rapat ini, diharapkan dapat diidentifikasi berbagai tantangan dan peluang, serta dirumuskannya solusi praktis dan implementatif untuk meningkatkan efektivitas penanggulangan bencana di Indonesia. Rapat juga diarahkan untuk menemukan arah kebijakan dan program penanganan bencana untuk tahun 2026, termasuk meninjau kembali efektivitas Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana.
Rapat kemudian dilanjutkan dengan pemaparan dari masing-masing kementerian dan lembaga terkait, dan bersifat terbuka untuk umum.
Artikel Terkait
Mohamed Sahah Resmi Tinggalkan Liverpool Lewat Surat Terbuka yang Haru
Momentum Positif, Peluang 86%: Michael Carrick Kandidat Utama Kursi Pelatih Permanen MU
Enam Tewas dalam Kecelakaan Minibus di Majalengka
Klopp Tegaskan Rumor Pelatih Real Madrid Hanya Omong Kosong