Gempa M 6.2 Guncang Gorontalo: Penyebab, Dampak, dan Imbauan BMKG

- Rabu, 05 November 2025 | 08:50 WIB
Gempa M 6.2 Guncang Gorontalo: Penyebab, Dampak, dan Imbauan BMKG
Gempa M 6.2 Guncang Gorontalo: BMKG Ungkap Penyebab dan Dampaknya

Gempa M 6.2 Guncang Gorontalo, BMKG: Akibat Deformasi Batuan Lempeng Laut Sulawesi

JAKARTA, iNews.id - Wilayah Teluk Tomini di Bone Bolango, Gorontalo, diguncang gempa bumi tektonik pada Rabu (5/11/2025). Berdasarkan informasi dari BMKG, kekuatan gempa Gorontalo ini tercatat magnitudo 6.2 yang terjadi pukul 06.32 WIB.

Update Parameter Gempa dari BMKG

Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono, memberikan update terkini. Hasil analisis BMKG menunjukkan kekuatan gempa yang terjadi di Gorontalo adalah magnitudo 6.0. Episenter gempa terletak di koordinat 0,11° LS ; 123,13° BT, atau tepatnya di laut pada jarak 65 km sebelah tenggara Bone Bolango, Gorontalo. Kedalaman gempa ini adalah 109 km.

Penyebab Gempa Gorontalo

Daryono menjelaskan bahwa gempa ini merupakan jenis gempa bumi menengah (intraslab). Guncangan ini disebabkan oleh deformasi batuan dalam slab Lempeng Laut Sulawesi. Analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa memiliki mekanisme pergerakan naik atau thrust fault.

Dampak dan Skala Guncangan Gempa

Gempa ini dirasakan di beberapa wilayah dengan variasi skala intensitas. Berikut adalah daerah yang merasakan guncangan:

  • Bone Bolango dan Luwuk: Skala III-IV MMI
  • Gorontalo Utara, Boalemo, Ampana, Taliabu, Bolaang Mongondow Utara, Bolaang Mongondow, Banggai Kepulauan, Banggai Laut, dan Kota Gorontalo: Skala III MMI
  • Pohuwato dan Tondano: Skala II-III MMI

Potensi Tsunami dan Gempa Susulan

BMKG telah melakukan pemodelan dan menyimpulkan bahwa gempa ini tidak berpotensi tsunami. Hingga pukul 06.58 WIB, monitoring BMKG juga belum mencatat adanya aktivitas gempa bumi susulan atau aftershock.

Imbauan BMKG untuk Masyarakat

BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh informasi atau isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Masyarakat diharapkan:

  • Menghindari bangunan yang retak atau rusak akibat gempa.
  • Memeriksa dan memastikan bangunan tempat tinggal cukup tahan gempa sebelum kembali ke dalam rumah.

Dengan memahami informasi resmi dari BMKG mengenai gempa Gorontalo ini, diharapkan masyarakat dapat tetap waspada dan mengambil langkah yang tepat untuk menjaga keselamatan.

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar