GKR Timoer Rumbai Terharu Atas Penghormatan Keraton Yogyakarta untuk Pakubuwono XIII
GKR Timoer Rumbai, Putri sulung Raja Kasunanan Surakarta Hadiningrat, Sri Susuhan Pakubuwono XIII, menyampaikan rasa terharunya atas sikap Keraton Yogyakarta yang menghentikan bunyi gamelan selama lima hari. Tindakan ini merupakan bentuk penghormatan mendalam terhadap wafatnya Pakubuwono XIII pada Minggu (2/11).
Ucapan terharu ini disampaikan langsung oleh Gusti Timoer usai kunjungan takziah Sri Sultan Hamengku Buwono X bersama keluarga besar Keraton Yogyakarta pada Selasa (4/11) siang.
"Beliau (Sultan HB X) sangat ikut prihatin dengan tidak membunyikan gamelan selama lima hari," ujar GKR Timoer. "Itu saya sangat-sangat terharu dan sangat-sangat tersentuh," tambahnya.
Artikel Terkait
Kapolri dan Jajaran Petinggi Berduka, Wasiat Terakhir Istri Hoegeng Terungkap
Megawati: Kekuasaan Bukan untuk Mendominasi, Tapi Merawat
Saksi Ungkap Rasa Takut yang Paksa Mundur dari Proyek Chromebook Kemendikbud
Lautan Bunga Berduka untuk Istri Hoegeng, dari Presiden hingga Mantan Kapolri