Keterangan Bohong Tersangka Terungkap
Waldi sempat memberikan keterangan palsu kepada penyidik. "Dia mengaku ke rumah temannya bersama pacarnya yang baru, namun keterangannya tidak sinkron dengan data analisis kami," papar Natalena.
Teknik Interogasi dan Pengakuan Tersangka
Tim penyidik menggunakan pendekatan psikologis dalam mengorek keterangan. Melalui obrolan biasa yang sesungguhnya adalah proses interogasi terselubung, tim berhasil mendapatkan pengakuan Waldi. "Dia mengaku: 'Saya yang melakukan itu'," kata Natalena.
Dukungan Kapolda Jambi dan Transparansi Penanganan
Kapolda Jambi Irjen Krisno Siregar memberikan perhatian khusus terhadap kasus ini. "Tim telah merespons dengan cepat, kasus terungkap kurang dari 24 jam," tegas Krisno. Kapolda juga menekankan komitmen transparansi dan penindakan tegas terhadap oknum.
Proses Hukum dan Kode Etik Berjalan Paralel
Selain proses hukum pidana, secara paralel juga dilakukan penindakan pelanggaran kode etik profesi yang ditangani langsung oleh Propam Polda Jambi.
Artikel Terkait
Main Hakim Sendiri Berujung Buntung: Korban Pencurian Malah Jadi Tersangka
Persoalan Kertas yang Merenggut Nyawa: Bocah 10 Tahun Bunuh Diri Usai Keluarga Tak Kebagian Bansos
Akhir Tragis Sang Raja Penipuan Online di Perbatasan Myanmar
KPK Bergerak Lagi, OTT Sasar Pejabat Bea Cukai