Trump Tuduh Rusia dan China Lakukan Uji Coba Nuklir Bawah Tanah, AS Siap Ikuti
Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengklaim bahwa Rusia dan China telah melakukan uji coba senjata nuklir bawah tanah secara diam-diam. Dalam wawancara dengan program '60 Minutes' CBS, Trump menyatakan Amerika Serikat akan mengikuti langkah tersebut.
Pernyataan Kontroversial Trump Soal Uji Coba Nuklir
"Rusia melakukan uji coba, dan China juga, tapi mereka tidak membicarakannya," ujar Trump seperti dikutip dari AFP. Presiden AS ini menambahkan, "Saya tidak ingin menjadi satu-satunya negara yang tidak melakukan uji coba."
Trump juga menyebut Korea Utara dan Pakistan dalam daftar negara yang diduga melakukan uji coba nuklir. Pernyataan ini muncul tak lama sebelum pertemuannya dengan Presiden China Xi Jinping di Busan, Korea Selatan.
Kebijakan Baru Pentagon Soal Uji Coba Nuklir
Beberapa hari sebelumnya, Trump telah memerintahkan Pentagon untuk memulai kembali uji coba senjata nuklir yang telah dihentikan sejak 1992. Ketika ditanya apakah AS berencana meledakkan senjata nuklir untuk pertama kalinya dalam lebih dari tiga dekade, Trump menjawab tegas: "Saya bilang kami akan melakukan uji coba nuklir seperti negara-negara lain."
Artikel Terkait
Main Hakim Sendiri Berujung Buntung: Korban Pencurian Malah Jadi Tersangka
Persoalan Kertas yang Merenggut Nyawa: Bocah 10 Tahun Bunuh Diri Usai Keluarga Tak Kebagian Bansos
Akhir Tragis Sang Raja Penipuan Online di Perbatasan Myanmar
KPK Bergerak Lagi, OTT Sasar Pejabat Bea Cukai