Gus Ipul: Strategi Prabowo Turunkan Kemiskinan, Target 0% Kemiskinan Ekstrem 2026

- Minggu, 02 November 2025 | 13:12 WIB
Gus Ipul: Strategi Prabowo Turunkan Kemiskinan, Target 0% Kemiskinan Ekstrem 2026

Kemiskinan Indonesia Turun, Gus Ipul: Berkat Strategi Presiden Prabowo

Menteri Sosial, Saifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul, mengonfirmasi bahwa angka kemiskinan di Indonesia terus menunjukkan tren penurunan di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Pencapaian ini disebut sebagai buah dari langkah strategis pemerintah, terutama dalam memperbaiki data dan mengintegrasikan program penanggulangan kemiskinan.

Validasi Data Kunci Keberhasilan

Gus Ipul menekankan bahwa fondasi utama dari kesuksesan ini adalah perbaikan data. Presiden Prabowo meminta dimulainya kerja peningkatan kesejahteraan sosial dengan data yang akurat. Menurutnya, data yang akurat akan menghasilkan intervensi yang tepat, yang pada akhirnya memberikan dampak yang nyata bagi masyarakat.

Integrasi Program Percepat Penurunan Kemiskinan

Dengan data yang sudah terintegrasi dan akurat, program-program penanganan kemiskinan menjadi lebih terarah dan dampaknya semakin terasa. Gus Ipul optimis penurunan angka kemiskinan akan semakin signifikan dalam beberapa tahun mendatang.

Target Ambisius: Kemiskinan Ekstrem 0% di 2026

Pemerintah menargetkan capaian yang ambisius. Dengan konsistensi dalam perbaikan data dan intervensi, target penghapusan kemiskinan ekstrem hingga 0% pada tahun 2026 dan penurunan angka kemiskinan hingga 5% pada tahun 2029 dinilai sangat mungkin untuk diwujudkan.

Kolaborasi Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda

Selain fokus pada program ekonomi, upaya penanggulangan kemiskinan juga dilakukan melalui bidang pendidikan. Pemerintah merencanakan kolaborasi antara program Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda. Kolaborasi ini bertujuan memberikan kesempatan bagi lulusan Sekolah Rakyat dari keluarga kurang mampu untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi berdasarkan kemampuan akademik mereka.

Kerja Sama dengan Kemendiktisaintek untuk Lanjutkan ke Perguruan Tinggi

Tidak hanya dengan Sekolah Garuda, Kementerian Sosial juga akan berkolaborasi dengan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek). Kerja sama ini dirancang untuk membuka peluang bagi lulusan Sekolah Rakyat yang berpotensi untuk dapat melanjutkan studi ke perguruan tinggi.

Dua Jalur Masa Depan untuk Lulusan Sekolah Rakyat

Menghadapi sekitar 6.000 siswa SMA Sekolah Rakyat yang akan lulus pada 2028, pemerintah menyiapkan dua jalur bimbingan. Lulusan akan dibimbing untuk memilih antara melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi atau langsung memasuki dunia kerja, sehingga mereka dapat mengejar mimpi sesuai dengan minat dan kemampuannya.

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar