Shell Indonesia secara resmi menyatakan bahwa mereka belum mencapai kesepakatan dengan PT Pertamina (Persero) mengenai impor bahan bakar minyak (BBM). Situasi ini menyebabkan sejumlah SPBU Shell masih mengalami kekosongan stok bensin hingga saat ini.
Pembahasan Masih Berlangsung Secara Business-to-Business
Presiden Direktur & Managing Director Mobility Shell Indonesia, Ingrid Siburian, menegaskan bahwa pembicaraan mengenai pasokan BBM impor masih terus dilakukan. Negosiasi ini berjalan dalam skema business-to-business (B2B) antara Shell dan Pertamina Patra Niaga.
“Saat ini belum ada kesepakatan komersial terkait pasokan base fuel dari Pertamina Patra Niaga. Diskusi B2B mengenai impor masih berlangsung,” jelas Ingrid dalam keterangan tertulisnya.
Komitmen Shell pada Kualitas dan Keamanan
Di tengah proses negosiasi, Shell menyatakan tetap berkoordinasi dengan pemerintah dan pihak terkait untuk mengupayakan kembalinya pasokan bensin. Perusahaan juga menekankan bahwa setiap produk BBM yang akan diimpor wajib memenuhi standar kualitas bahan bakar global dan keselamatan operasional milik Shell.
Produk Bensin Masih Kosong, Layanan Lain Tetap Berjalan
Dampak dari belum adanya kesepakatan ini, SPBU Shell masih belum dapat menjual berbagai produk bensin andalannya, seperti:
Artikel Terkait
PSBM XXVI Fokus Angkat Kopi Sulsel ke Pasar Global
Ambulans Kosong Ditegur Polisi karena Nyalakan Sirene Saat Macet Arus Balik
Harga Emas Pegadaian Turun Lagi, Galeri24 dan UBS Anjlok
Puncak Arus Balik, Pelabuhan Merak Dipadati Ribuan Kendaraan