Prabowo Subianto: Polisi dan TNI Terlibat Program Pangan adalah Ciri Khas Indonesia
Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa aparat kepolisian di Indonesia dilibatkan dalam berbagai program strategis, termasuk di sektor pangan. Pernyataan ini disampaikannya dalam pidato pada agenda pemusnahan barang bukti narkoba di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (29/10).
Prabowo menyadari bahwa keterlibatan Polri dan TNI dalam urusan pangan mungkin dianggap tidak lazim oleh negara-negara lain. Namun, ia menekankan bahwa hal ini merupakan ciri khas yang tumbuh di Indonesia dan merupakan perwujudan dari semangat gotong royong.
"Kalau kau berangkat ke Inggris, Prancis, ke barat, mungkin mereka merasa aneh, kok polisi urusan jagung, oh masa polisi kok urus dapur, ya ini Indonesia bung, kita enggak usah ragu-ragu," ujar Prabowo.
Ia menambahkan, "Kita enggak usah apa yang dari barat itu pasti benar, benar untuk mereka, kita hormati, tapi kita lain."
Menurut Presiden, pendekatan gotong royong ini mencerminkan semangat bekerja bersama untuk kesejahteraan rakyat. "Kita ini gotong-royong semua ini ya, kita satu keluarga, polisi punya kekuatan, tentara punya kekuatan, ya kita kerja semua untuk rakyat," tuturnya.
Prabowo juga memberikan apresiasi terhadap kinerja kepolisian yang dinilainya semakin peka terhadap tantangan yang dihadapi bangsa. "Saya lihat polisi sekarang semakin peka terhadap tuntutan bangsa dan negara, polisi sekarang berada di depan bersama yang lain, bersama TNI di bidang produksi pangan," pungkasnya.
Artikel Terkait
Juru Parkir di Makassar Viral Minta Tarif Rp20.000, Polisi Amankan Pelaku
Akun Instagram Ahmad Dhani Diduga Diretas, Munculkan Promo Emas dan iPhone dengan Harga Tak Wajar
Mahfud MD: KPRP Rekomendasikan Kompolnas Jadi Lembaga Independen Pengawas Polri
Harga Emas Galeri24 Naik Rp10.000, UBS Justru Terkoreksi Rp13.000 per Gram