Sanae Takaichi Resmi Menjadi Perdana Menteri Perempuan Pertama Jepang
Jepang akhirnya memiliki perdana menteri perempuan pertama dalam sejarahnya, Sanae Takaichi. Ia secara resmi terpilih dan langsung membentuk kabinetnya yang dilantik pada Selasa malam, 21 Oktober.
Komposisi Kabinet Baru PM Takaichi Didominasi Konservatif
Menurut laporan Yomiuri Shimbun, Takaichi memilih anggota parlemen dari kalangan konservatif paruh baya dan muda. Kabinetnya hanya mencakup dua menteri perempuan, menunjukkan pembatasan yang jelas terhadap representasi gender di pemerintahan barunya.
Fokus Menjaga Harmoni Internal Partai Demokratik Liberal
Sebagai pemimpin Partai Demokratik Liberal (LDP), Takaichi lebih memprioritaskan keseimbangan antar faksi dalam partainya. Pendekatan ini membatasi ruang geraknya untuk memasukkan pilihan pribadi dalam seleksi anggota kabinet.
Artikel Terkait
Prabowo Gelar Pertemuan Tertutup dengan Mantan Kritis, Bahas Reformasi hingga Gaza
Remaja 15 Tahun di Cianjur Diduga Sodomi 10 Anak, Modusnya Jemur Burung Merpati
Di Balik Polemik Penjambret Tewas: Dua Vonis Pengadilan yang Terlupakan
Munifah, Lulusan Terbaik UT di Usia 22, Siap Berlayar ke Jepang