Tragedi KM 312B: Tikungan Maut Tewaskan 4 Penumpang Bus Wisata Semarang

- Sabtu, 25 Oktober 2025 | 15:48 WIB
Tragedi KM 312B: Tikungan Maut Tewaskan 4 Penumpang Bus Wisata Semarang

Kecelakaan Bus Wisata di Tol Pemalang-Batang KM 312B Tewaskan 4 Penumpang

Sebuah bus pariwisata yang mengangkut rombongan piknik dari Kelurahan Bendan Ngisor, Kota Semarang, mengalami kecelakaan tragis di ruas Tol Pemalang-Batang KM 312B. Insiden yang terjadi pada Sabtu (25/10) pagi ini menewaskan empat orang penumpang.

Kronologi Kecelakaan Bus di KM 312B Tol Pemalang-Batang

Menurut Kasat Lantas Polres Pemalang, AKP Arief Wiranto, kecelakaan bus terjadi sekitar pukul 08.25 WIB. Bus yang membawa 34 penumpang termasuk kru tersebut sedang dalam perjalanan dari Semarang menuju objek wisata Guci, Tegal.

"Saat mendekati exit Tol Bandulan yang memiliki tikungan, diduga pengemudi tidak dapat mengendalikan kendaraan sehingga menabrak pembatas jalan dan terguling," jelas Arief Wiranto mengenai penyebab kecelakaan bus di tol Pemalang-Batang.

Data Korban Kecelakaan Bus Semarang-Jakarta

Dari total 34 penumpang termasuk sopir dan kernet, tercatat empat penumpang meninggal dunia dalam insiden ini. Satu orang mengalami luka berat, 13 orang luka ringan, dan 16 orang lainnya selamat tanpa luka. Para korban telah dievakuasi ke tiga rumah sakit berbeda: RSU Siaga Medika, RSI Al Ikhlas, dan RS Prima Medika.

Penyelidikan Kecelakaan Maut di Tol Pemalang

Kepolisian masih melakukan penyelidikan mendalam untuk menentukan penyebab pasti kecelakaan maut ini. "Kami masih melakukan pendalaman dengan TAA dan berkoordinasi dengan Ditlantas Polda Jateng untuk mengetahui apakah faktor manusia atau kelayakan kendaraan yang menjadi penyebab," ungkap Arief.

Sopir bus yang selamat namun terluka masih menjalani perawatan di rumah sakit dan belum dapat dimintai keterangan terkait kronologi lengkap kecelakaan bus di KM 312B tersebut.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar