Suasana berduka di Sydney masih terasa pekat. Baru sehari setelah tragedi penembakan mengerikan di Bondi, sebuah pemakaman Muslim di pinggiran kota harus menghadapi teror yang sama sekali berbeda. Di Narellan, tepatnya di kompleks pemakaman di Richardson Road, ditemukan pemandangan yang mengerikan: kepala-kepala babi yang dipotong-potong, berserakan di pintu masuk.
Menurut laporan news.com.au yang dikutip Anadolu Agency, kejadian ini terekam video pada hari Senin. Rekaman itu menunjukkan bukan cuma kepala, tapi juga bagian tubuh babi lainnya. Tindakan vandalisme ini jelas sebuah pesan kebencian yang ditujukan pada komunitas Muslim yang sedang berduka.
Polisi setempat mengaku sudah menerima laporan tentang bangkai hewan itu. Mereka pun langsung bergerak.
"Personel kami datang dan menemukan beberapa kepala babi di lokasi," jelas pernyataan resmi Kepolisian Australia.
"Barang-barang itu sudah kami amankan dan buang dengan cara yang layak."
Untuk sekarang, penyelidikan masih terus digenjot. Siapa pelaku di balik aksi provokatif ini masih jadi misteri. Yang jelas, insiden ini terjadi dalam atmosfer yang sudah tegang pasca penembakan massal di Pantai Bondi pada Minggu lalu, yang menewaskan sedikitnya 15 orang dan melukai puluhan lainnya.
Dua peristiwa beruntun ini penembakan dan vandalisme bernuansa rasial menyisakan luka dan pertanyaan besar tentang kerukunan di Australia. Narellan, yang seharusnya menjadi tempat peristirahatan terakhir yang tenang, justru berubah menjadi simbol ketegangan baru.
Artikel Terkait
200 Ribu Buruh Diprediksi Padati Monas dalam Perayaan May Day 2026
Bareskrim Gagalkan Peredaran 18 Kg Sabu Jaringan Malaysia-Indonesia, Tiga Tersangka Ditangkap
Kebakaran Apartemen di Tanjung Duren, 110 Personel Damkar Dikerahkan
Pemerintah Percepat Penertiban Perlintasan Sebidang Usai Kecelakaan KA di Bekasi