Charlie Chandra & Silvester Matutina: Pahlawan Melawan Tirani atau Pengkhianat Jokowi?

- Selasa, 21 Oktober 2025 | 06:00 WIB
Charlie Chandra & Silvester Matutina: Pahlawan Melawan Tirani atau Pengkhianat Jokowi?

Charlie Chandra vs Silvester Matutina: Pejuang Hukum vs Pendukung Kekuasaan

Penulis: Ahmad Khozinudin, S.H., Advokat

Pesan Charlie Chandra untuk Silvester Matutina dari Balik Jeruji

Charlie Chandra menyampaikan pesan mengejutkan dari Rutan Jambe Tangerang untuk Silvester Matutina. Melalui penulis, Charlie berpesan bahwa Silvester tidak perlu takut menghadapi eksekusi penjara. "Tak menyeramkan kok ada di penjara," begitu pesan singkat yang disampaikan sambil berseloroh.

Kisah Perjuangan Charlie Chandra Melawan Aguan

Charlie Chandra harus menjalani hukuman penjara karena memperjuangkan hak keluarganya atas tanah seluas 8,7 hektar di kawasan PIK-2 yang diduga dirampas oleh Aguan. Awalnya divonis 4 tahun penjara oleh Pengadilan Negeri Tangerang dengan tuduhan pemalsuan dokumen, namun melalui proses banding hukuman berkurang menjadi 1 tahun penjara.

7 Fakta Hukum Penting dari Putusan Banding Charlie Chandra

1. Bukan Sengketa Tanah

Majelis Hakim menegaskan kasus Charlie bukan sengketa tanah sehingga tidak dapat dijadikan legitimasi perampasan tanah di PIK-2.

2. SHM No. 5 Lemo Masih Sah

Tidak ada putusan pengadilan yang membatalkan AJB 1982/1988 maupun Sertifikat Hak Milik No. 5/Lemo atas nama Sumita Chandra.

3. BPN Melampaui Wewenang

Pembatalan balik nama oleh Kanwil BPN Banten dilakukan tanpa putusan pengadilan, hanya berdasarkan "jaminan" dari Nono Sampono PT MBM.

4. Dokumen BPN adalah Resmi

Formulir pernyataan BPN (Lampiran 13) adalah dokumen resmi, yang dianggap "palsu" hanya isi pernyataannya karena dianggap tidak sesuai fakta fisik.

5. Hak PT MBM Hanya Berdasarkan Surat Kuasa

Penguasaan fisik oleh PT MBM hanya berdasarkan akta surat kuasa dari ahli waris The Pit Nio, bukan berdasarkan jual beli.

6. Tidak Ada Niat Jahat

Charlie hanya memberi kuasa untuk mengurus balik nama tanah warisan ayahnya sendiri, bukan pelaku pemalsuan berniat jahat.

7. Fokus pada Notaris Bukan Charlie

Perkara lebih berfokus pada Notaris Sukamto sebagai kuasa Charlie, bukan Charlie sendiri yang mengisi lampiran 13.

Dampak Putusan Banding dan Langkah Hukum Selanjutnya

Putusan banding mengungkap bahwa klaim kerugian Rp 270 juta oleh PT MBM tidak terbukti. Charlie justru mengalami kerugian ganda: kehilangan tanah sejak 2014, dipenjara, dan tidak mendapat uang pengganti. Sementara PT MBM diuntungkan dengan menjual tanah sengketa kepada masyarakat.

Perbandingan dengan Silvester Matutina

Berbeda dengan Charlie yang berjuang melawan ketidakadilan, Silvester Matutina dikenal sebagai pendukung setia kekuasaan. Rekam jejaknya menunjukkan konsistensi mendukung rezim Jokowi dan kini beralih mendukung Prabowo melalui dukungan ke Gibran.

Pertarungan Hukum Belum Berakhir

Charlie Chandra tetap optimis dapat melanjutkan perjuangan hukumnya setelah bebas dari penjara. Hak perdata atas tanah warisan masih utuh, membuka peluang gugatan lanjutan terhadap PT MBM dan Agung Sedayu Group.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar