Perbedaan Pembelaan Muslim dan Non-Muslim Terhadap Palestina Menurut Ustadz Anshari Taslim
Oleh: Ustadz Anshari Taslim
Aksi genosida Israel di Gaza telah melanggar hukum internasional, sehingga menarik perhatian aktivis non-Muslim di Eropa dan Amerika untuk membela Gaza. Menurut Ustadz Anshari Taslim, mereka membela karena menolak genosida dan pembantaian warga sipil, bukan karena membela Islam.
Jika umat Islam hanya membela rakyat Palestina yang dibantai tanpa membela para mujahid, maka tidak ada bedanya dengan aktivis non-Muslim yang juga melakukan hal serupa. Poin inilah yang menjadi pembeda utama antara pembelaan berdasarkan iman dan pembelaan biasa.
Pembeda utama terletak pada dukungan kepada para mujahid. Ustadz Anshari menegaskan bahwa memberikan wala (dukungan dan pembelaan) kepada para pejuang merupakan pembeda antara keimanan dan kekufuran. Pernyataan "kami bersama rakyat Palestina, tapi tidak bersama Hamas" dianggap menyamai sikap orang-orang kafir.
Ustadz Anshari juga mengkritik kelompok yang ia sebut sebagai "munafiqun berjenggot dan berjubah" yang mengatasnamakan sunnah namun menolak jihad di Palestina. Menurutnya, kelompok inilah yang menyesatkan pemahaman jihad yang sebenarnya.
Simak penjelasan lengkap Ustadz Anshari Taslim dalam video berikut untuk memahami perbedaan mendasar dalam membela Palestina menurut perspektif Islam.
Artikel Terkait
Mobil Boks Terguling di Jalur Banjar-Pangandaran, Sopir Terjebak Dua Jam
Kericuhan Usai Persib Kalahkan Bhayangkara, Suporter Lempar Flare ke Arah Steward
Shakhtar Donetsk Jamu Crystal Palace di Semifinal Conference League di Polandia Akibat Perang
Braga dan Freiburg Bersaing Ketat di Semifinal Liga Europa, Leg Kedua Jadi Penentu