MURIANETWORK.COM – Misteri kematian diplomat Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Arya Daru Pangayunan asal Kabupaten Bantul, DIY, akhirnya terungkap. Polisi menyimpulkan Arya Daru tewas tanpa keterlibatan orang lain atau bunuh diri.
Kesimpulan tersebut diperoleh setelah polisi melakukan serangkaian penyelidikan mulai dari pemeriksaan saksi, laboratorium forensik seperti sidik jari, DNA dan sebagainya, serta uji digital forensik.
“Dari hasil uji sidik jari, polisi mendapati sidik jari di lakban kuning milik Arya Daru sendiri. Puslabfor juga tidak menemukan sampel biologis seperti DNA, darah atau sperma milik orang lain di kamar dan barang-barang korban,” ungkap Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Wira Satya Triputra.
Selain itu, tidak terdeteksi adanya senyawa toksin atau racun di organ dan cairan korban.
Kombes Wira mengungkapkan, kamar korban dalam keadaan terkunci dari dalam saat jasad Arya ditemukan. Kunci kamar tersebut terdiri atas tiga lapis, yakni akses khusus penghuni indekos, kunci biasa dan kunci slot. "Hanya bisa dilakukan orang yang posisinya ada di dalam kamar untuk mengunci," kata Wira.
Dia juga menyatakan, belum ditemukan adanya informasi atau dokumen elektronik yang berisi muatan ancaman baik fisik maupun psikis serta ancaman kekerasan terhadap korban. "Mengarah pada indikasi meninggal tanpa keterlibatan orang lain," ujar Wira.
Sebelumnya, Arya Daru ditemukan tewas dengan kondisi kepala terlilit lakban di kamar kosnya yang berada di Guest House Gondia, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (8/7/2025). Polisi hingga kini masih menyelidiki penyebab kematian.
“Tim Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat bersama Ditreskrimum Polda Metro Jaya masih menganalisa seluruh keterangan saksi, CCTV, dan barang bukti lainnya,” kata Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro
Sumber: inews
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.Komentar
Artikel Terkait
Persiba Balikpapan Selamat dari Degradasi Usai Kalahkan Persekat Tegal 2-1 di Laga Panas Penuh Kontroversi
Persik Kediri Hajar Semen Padang 3-0 di Kandang, Perpanjang Derita Tim Terdegradasi
Program Makan Bergizi Gratis Berpotensi Hasilkan 6 Juta Liter Minyak Jelantah per Bulan untuk Bahan Bakar Pesawat
Cuaca Sulawesi Selatan Sabtu Berawan, Hujan Ringan-Sedang Berpotensi di Sejumlah Daerah