MURIANETWORK.COM - Politikus senior PDI Perjuangan, Beathor Suryadi mengungkapkan dugaan keaslian ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi). Dia menyebut ijazah yang digunakan Jokowi untuk mencalonkan diri sebagai gubernur DKI Jakarta pada 2012 adalah hasil cetak ulang di Pasar Pramuka, Jakarta Pusat.
Beathor menuturkan, pencetakan ulang ijazah itu untuk melengkapi kekurangan berkas pendaftaran Jokowi ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta
Dia membeberkan, pencetakan ulang ijazah direncanakan dalam sebuah pertemuan antara tim Jokowi dari Solo dan kader PDIP DKI Jakarta. Dari pihak Solo, ada tiga orang, David, Anggit, dan Widodo. Sementara, kader PDIP DKI Jakarta, di antaranya Dani Iskandar, Indra, dan Yulianto.
Beathor menyebut, Widodo dan Dani Iskandar kerap bertemu dan beberapa kali bertemu Jokowi.
Artikel Terkait
BMKG Prakirakan Cuaca Bervariasi, Hujan Ringan Berpotensi Guyur Sejumlah Daerah di Sulsel
Damkar Mamuju Evakuasi Piton 6 Meter yang Memangsa Kambing Warga
BMKG Prakirakan Cuaca Makassar Berawan Sepanjang Hari Minggu
KPK Tetapkan Bupati Tulungagung Tersangka Pemerasan Rp5 Miliar ke Pejabat Bawahan