MURIANETWORK.COM - Politikus senior PDI Perjuangan, Beathor Suryadi mengungkapkan dugaan keaslian ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi). Dia menyebut ijazah yang digunakan Jokowi untuk mencalonkan diri sebagai gubernur DKI Jakarta pada 2012 adalah hasil cetak ulang di Pasar Pramuka, Jakarta Pusat.
Beathor menuturkan, pencetakan ulang ijazah itu untuk melengkapi kekurangan berkas pendaftaran Jokowi ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta
Dia membeberkan, pencetakan ulang ijazah direncanakan dalam sebuah pertemuan antara tim Jokowi dari Solo dan kader PDIP DKI Jakarta. Dari pihak Solo, ada tiga orang, David, Anggit, dan Widodo. Sementara, kader PDIP DKI Jakarta, di antaranya Dani Iskandar, Indra, dan Yulianto.
Beathor menyebut, Widodo dan Dani Iskandar kerap bertemu dan beberapa kali bertemu Jokowi.
Artikel Terkait
Ruas Fatmawati Menyempit, Arus Lalu Lintas Berubah Hingga 2026
Kemenkominfo Blokir Grok AI, Diduga Jadi Alat Penyebar Deepfake Porno
Masjid yang Dibungkam: Ketika Khutbah Jumat Dilarang Bicara Keadilan
Kepala Sekolah Kupang: Inilah Keadilan Sosial yang Nyata