SurabayaNetwork.id - Acara Desak Anies di tiap wilayah yang didatangi Calon presiden (capres) nomor 01 ini selalu ramai dipadati warga.
Seperti Desak Anies di Pontianak yang berlangsung pada 26 Desember 2023.
Gaya kampanye yang diusung Anies Baswedan disebut-sebut anti mainstream.
Baca Juga: Kuliner Gresik Sate Gule Kambing Gerobakan Murah, Harga Otak Cuma 6000
Pasalnya, program kampanye Desak Anies ini menghadirkan Anies Baswedan di beberapa titik lokasi yang banyak anak-anak muda disana.
Namun, bukan berarti Anies berada di tengah-tengah para pendukungnya.
Sebaliknya, ia hadir diantara orang-orang yang bukan pendukungnya.
Bahkan tak sedikit justru para haters yang mengerumuninya.
Mulai dari swing voters, undecided voters, dan para haters kerap ikut adu gagasan untuk menguji Anies secara langsung.
Jadi, masyarakat tersebut bisa sharing uneg-uneg mereka, memberikan pertanyaan setajam dan sepedas mungkin kepada Anies.
Acara Desak Anies ini digadang pertanyaan-pertanyaan yang datang bukan didesain, tetapi spontan dari para warga yang ingin bertanya.
Mereka yang sudah tahu ada acara Desak Anies, biasanya sudah research terlebih dahulu baru mengumpulkan fakta untuk beradu argumen dengan Anies.
Ketika bertemu Anies, para warga bisa menguji Cawapres nomor 01 ini secara langsung.
Harapannya, masyarakat bisa tahu seperti apa calon presidennya, bisa kah menjawab pertanyaan-pertanyaan spontan.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: surabaya.jatimnetwork.com
Artikel Terkait
Produksi Padi Merauke Melonjak 66 Persen Berkat Program Optimalisasi Lahan dan Cetak Sawah Rakyat
Kejari Rohil Tahan Dua Pejabat Disdikbud Tersangka Korupsi TPP Guru PPPK Rp1,47 Miliar
Anggota DRI Kecam Penyekapan dan Penganiayaan Sadis Perempuan di Bandung Selama Tiga Tahun
PBNU Siapkan Ekosistem Inovasi Digital untuk Santri dan Kader Menuju NIAS 2026