Klinik Kecantikan di Jaksel Terbengkalai Sejak Pandemi, Jadi Tempat Pria Ditemukan Tak Sadar

- Senin, 27 Juli 2026 | 15:00 WIB
Klinik Kecantikan di Jaksel Terbengkalai Sejak Pandemi, Jadi Tempat Pria Ditemukan Tak Sadar

Sebuah klinik kecantikan di Jakarta Selatan yang telah terbengkalai sejak pandemi COVID-19 menjadi lokasi ditemukannya seorang pria dalam kondisi tak sadarkan diri. Mordent Esthetic Clinic di Jalan Kramat Pela, Kebayoran Baru, disebut sudah tidak beroperasi sejak pandemi melanda, dan bangunannya terbengkalai sekitar lima tahun sebelum insiden tersebut.

Dedi, seorang sekuriti yang bertugas di sekitar lokasi, mengatakan klinik itu berhenti beroperasi tak lama setelah pandemi. "Lama banget, dari Corona aja," ujarnya saat ditemui pada Senin (27/7). Ia menambahkan, klinik sempat buka beberapa bulan sebelum akhirnya tutup. "Jadi sempat buka berapa bulan, kehajar Corona, stuck dia," katanya.

Sejak itu, bangunan hanya terkunci dan tidak terlihat aktivitas apa pun. "Gak pernah sih saya lihat. Makanya saya kaget ada orang meninggal di situ katanya. Kok tahunya ada yang ngisiin gitu," tutur Dedi. Ia memastikan tidak pernah melihat orang keluar masuk ke dalam bangunan tersebut. "Gak ada, gak ada aktivitas lah gitu," ujarnya.

Sebelumnya, Tim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Bareskrim Polri kembali menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP) di Mordent Esthetic Clinic pada Senin (27/7). Olah TKP lanjutan dilakukan untuk mendalami penyebab kematian Sutrimo, pria yang ditemukan tak sadarkan diri di halaman klinik pada Kamis (23/7).

Polisi menyatakan masih mengumpulkan keterangan saksi dan rekaman CCTV di sekitar lokasi untuk mengungkap penyebab kematian korban. Hingga kini, penyelidikan masih berlangsung. Selain itu, polisi juga mendalami dugaan bahwa Sutrimo adalah Kepala Rumah Tangga (Karumga) eks Jampidsus Kejagung Febrie Adriansyah yang kini menjadi tersangka korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) di PT ASABRI.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags