Koperasi Desa (Kopdes) percontohan yang berlokasi di pusat integrasi transportasi Hub Blok M, Jakarta, hanya mencatatkan laba bersih sebesar Rp74 ribu sepanjang semester pertama tahun 2026. Angka tersebut diumumkan pada 11 Juli 2026 dan menuai sorotan mengingat lokasinya yang berada di kawasan paling sibuk di ibu kota.
Koperasi bernama KMP Melawai ini diresmikan pada 22 Juli 2025 sebagai salah satu percontohan Kopdes. Letaknya di basement Blok M, tepat di pusat integrasi transportasi yang melayani ribuan penumpang setiap hari. Meski demikian, kinerja keuangannya masih jauh dari harapan.
"Karena usaha ini masih merintis. Jadi pendapatan kotor diputar lagi untuk menutup biaya operasional bulanan," ujar pengelola koperasi.
Laba bersih Rp74 ribu per semester setara dengan sekitar Rp12 ribu per bulan. Angka ini memicu perbandingan dengan usaha kecil lain, seperti warung Madura, yang dianggap lebih mampu bertahan di lokasi serupa. Sejumlah pihak mempertanyakan efektivitas pengelolaan koperasi di tengah potensi besar yang dimiliki lokasi strategis tersebut.
Artikel Terkait
Warga Pertanyakan Urgensi Kopdes Raksasa di Tengah Sawah Tegal
Bazar Buku Murah di Blok M Diserbu Warga saat Libur Sekolah
Wamenhan Siapkan Santunan Hingga Rp118 Juta untuk Calon Manajer Kopdes yang Gugur
Kemhan Beberkan Kronologi 5 Calon Manajer Kopdes Meninggal saat Latsarmil