Republik Demokratik Kongo memastikan tiket ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 setelah membalikkan keadaan dan mengalahkan Uzbekistan 3-1 dalam laga pamungkas Grup K di Atlanta Stadium, Sabtu (27/6/2026). Tertinggal lebih dulu, Les Leopards bangkit berkat dua gol Yoane Wissa dan satu gol Fiston Mayele.
Hasil ini menjadi penentu bagi DR Kongo dalam persaingan ketat Grup K. Kemenangan tersebut mengangkat mereka ke fase gugur, sementara Uzbekistan yang tampil perdana di Piala Dunia harus pulang tanpa kemenangan.
Uzbekistan justru membuka keunggulan lebih dulu pada menit ke-10 melalui Eldor Shomurodov. Kapten tim itu memanfaatkan ruang di depan kotak penalti dan membawa timnya unggul 1-0, membuat DR Kongo tertekan sepanjang sisa babak pertama.
DR Kongo sempat memberikan respons cepat melalui tekanan beruntun di sisi sayap dan bola mati, namun hingga turun minum mereka gagal menyamakan skor. Uzbekistan menutup babak pertama dengan keunggulan tipis yang sempat menjaga asa mereka di Grup K.
Wissa memulai kebangkitan dari titik penalti
Setelah jeda, DR Kongo tampil lebih agresif. Yoane Wissa memenangi penalti pada menit ke-66, lalu mengeksekusinya sendiri dua menit kemudian untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Gol itu membangkitkan kepercayaan diri tim Afrika tersebut.
Gol tersebut mengubah arah pertandingan. DR Kongo mulai dominan dalam penguasaan bola dan penciptaan peluang, sementara Uzbekistan semakin tertekan menghadapi intensitas serangan yang meningkat.
Keunggulan DR Kongo datang pada menit ke-78 lewat Fiston Mayele, yang masuk sebagai pemain pengganti pada awal babak kedua. Mayele menuntaskan situasi di depan gawang untuk membalikkan skor menjadi 2-1 saat laga memasuki fase paling krusial.
Uzbekistan berusaha merespons, tetapi pertahanan DR Kongo tampil lebih disiplin setelah unggul. Ketika lawan mulai membuka ruang demi mengejar gol penyeimbang, DR Kongo justru menemukan celah serangan balik yang semakin berbahaya.
Gol kedua Wissa kunci tiket ke 32 besar
Wissa memastikan kemenangan pada masa injury time, tepatnya menit 90 1, melalui penyelesaian dari luar kotak penalti yang mengubah skor menjadi 3-1. Gol penutup itu menegaskan peran vital penyerang Brentford tersebut dalam laga hidup-mati DR Kongo.
Dengan hasil ini, DR Kongo akan tetap bermain di Atlanta pada Rabu mendatang untuk menghadapi Inggris di babak 32 besar. Lolosnya Les Leopards menjadi langkah penting bagi negara yang baru kembali tampil di Piala Dunia setelah absen sejak 1974.
Bagi Uzbekistan, kekalahan ini menutup perjalanan bersejarah mereka dengan catatan pahit setelah sempat unggul lebih dulu. Meski gagal melaju, penampilan awal mereka menunjukkan potensi, terutama lewat ketajaman Shomurodov yang sempat membuat DR Kongo berada di ambang eliminasi.
Sementara untuk DR Kongo, kemenangan comeback ini memperlihatkan ketahanan mental yang besar pada laga penentuan. Les Leopards tidak hanya menjaga mimpi hidup di Piala Dunia 2026, tetapi juga datang ke fase gugur dengan modal momentum setelah membalikkan keadaan di bawah tekanan tinggi.
Artikel Terkait
Mobil Pengacara Dirusak saat Dampingi Sidang Cerai di Grobogan, Diduga Disiram Cairan Kimia
Gol Kontroversial Iran Dianulir VAR, Kritik Mengalir dari Ibrahimovic hingga Henry
Saat Sejarah Mencari Aktor Baru: Apakah Mahasiswa Masih Layak Memegang Estafet Perubahan?
Dishub DKI Tertibkan Parkir Liar di Kebayoran Baru, Empat Mobil Kena Sanksi