"Terduga pelaku sudah kami amankan dan menjalani pemeriksaan intensif. Langsung kami tahan," kata Kapolsek Grujugan, AKP Akhmad Purwanto, Rabu (19/6/2024).
Atas perbuatannya, jika terbukti bersalah pelaku terancam pasal 76D No 35 tahun 2014 tentang perubahan UU No 23 Tahun 2003 Perlindungan Anak.
Sementara, korban akan segera dibawa ke rumah sakit untuk memeriksa kondisi secara medis, termasuk meminta visum serta kondisi kehamilan.
Adapun kasus pemerkosaan ini bermula saat korban bermain ke rumah tetangganya yang kebetulan punya anak seusia korban. Aksi bejat tersebut dilakukan hampir setiap hari.
Seorang tetangga lain merasa curiga dengan kondisi perut korban yang membuncit. Akhirnya memanggil bidan setempat untuk memeriksanya dan hasilnya korban hamil sekitar 5 bulan.
Artikel Terkait
Iran Klaim Campur Tangan Asing, 51 Korban Jiwa Tewas dalam Gelombang Unjuk Rasa
Isu Kabur dan Aset Miliaran: Mengapa Narasi Pelarian Khamenei Tak Menyentuh Realitas?
KPK Gelar OTT di Kantor Pajak Jakarta Utara, Dugaan Manipulasi Pengurangan Pajak
Poligami Dihukum Lebih Berat, Kohabitasi Diringankan: Paradoks KUHP Baru