"Saksi ini curiga, air di kamar mandi rumahnya keruh dan berbusa serta menimbulkan aroma tak sedap," kata Bambang.
Saksi lalu berinisiatif mengecek toren rumahnya. Saat dibuka ia menemukan ada benda asing, yang awalnya ia kira sebagai bantal, dalam torennya. Setelah dicek, rupanya itu adalah mayat seorang pria.
Saat ditemukan, jasad laki-laki itu sudah dalam keadaan busuk dan mengembang. Ia akhirnya berhasil dikenali berkat tato inisial nama, "Devoy," yang ada di bagian leher dan tato di punggungnya.
Sumber: kumparan
Artikel Terkait
Rektor UIN Jakarta Tegaskan Zakat Tetap Wajib, Dorong Optimalisasi Sedekah
BAZNAS Salurkan 150 Paket Sembako di Buka Puasa Bersama Bupati Bone
Pria Diduga Anggota PIS Diamankan di Mimika Atas Dugaan Sebar Konten Provokatif
Es Cincau Gula Merah, Takjil Segar Kaya Vitamin untuk Buka Puasa